Bupati Lombok Utara Terima Kunjungan Deputi Geoekonomi DPN RI, Bahas Status Tiga Gili

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Utara- Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH, menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Geoekonomi Dewan Pertahanan Nasional (DPN) RI, Dr. Yayat Ruyat, M.Eng, di Hotel Anema, Desa Sigar Penjalin, Rabu (15/10/2025). Pertemuan ini membahas persoalan tumpang tindih regulasi status tiga Gili Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air yang menjadi kawasan strategis pariwisata nasional sekaligus kawasan konservasi.

Dalam sambutannya, Bupati Najmul menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada rombongan DPN RI. Ia menjelaskan, Lombok Utara sebagai kabupaten termuda di Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki posisi yang sangat strategis secara ekonomi dan keamanan.

“Selamat datang dan mohon maaf bila dalam penyambutan kami ada kekurangan. Kami merasa terhormat atas kehadiran bapak-bapak di Lombok Utara,” ujar Najmul.

Baca Juga :  Skandal KUR BNI Woha: Analis dan Pimpinan Diduga 'Cuci Tangan', CA Malah Jadi Tumbal?

Najmul mengungkapkan, kerja sama antara Pemkab Lombok Utara dan Kementerian Pertahanan RI telah dimulai sejak lama, termasuk wacana pendirian perguruan tinggi di bawah Kemenhan.
Ia menyoroti bahwa tumpang tindih regulasi di kawasan tiga Gili menjadi kendala serius bagi iklim investasi dan tata kelola pariwisata.

“Tiga Gili diatur oleh beberapa regulasi, antara lain Perpres Nomor 84 Tahun 2021 tentang Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional, serta Keputusan Menteri KLHK dan Menteri KKP Nomor 34 Tahun 2022 yang memasukkannya sebagai kawasan hutan dan konservasi,” jelas Najmul.

Bupati menambahkan, kawasan tiga Gili memiliki nilai strategis nasional. Berdasarkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, kawasan strategis seperti tiga Gili diharapkan menyumbang hingga 8 persen dari sumber ketahanan ekonomi nasional.

Baca Juga :  Bupati Bima Lepas Pemulangan Jenazah Warga Lombok yang Viral

“Karena kawasan ini merupakan wajah Indonesia di mata dunia, kami berharap dukungan pusat untuk mempercepat penyelesaian status hukumnya agar tertata dan berdaya saing global,” tegasnya.

Sementara itu, Deputi Geoekonomi DPN RI, Dr. Yayat Ruyat, menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya di Jakarta.

“Kami datang untuk menyerap dan menampung semua informasi dari Bupati dan jajaran, serta mencari solusi cepat untuk disampaikan kepada Presiden,” kata Yayat.

Yayat menjelaskan, DPN RI memiliki tiga bidang utama Geoekonomi, Geostrategi, dan Geopolitik  yang bertugas memberi saran kebijakan kepada Presiden melalui Menhan dan Wamenhan selaku ketua harian.

“Kami berkomitmen mempercepat langkah-langkah strategis agar kawasan tiga Gili dapat berkembang selaras antara aspek ekonomi dan konservasi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus
Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?
Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima
Sekda NTB dari Madura, Bukan Putra Daerah-Iqbal Tuntut Pejabat Kerja ‘Extraordinary’
Nama Gubernur NTB Muncul di Sidang Kasus ‘Dana Siluman’ DPRD, Saksi Akui Terima Perintah
Daftar Lengkap Pejabat NTB Beserta Posisi yang Dilantik Iqbal: 6 Bulan Jadi ‘Tiket’ Bertahan atau Angkat Kaki
Ketua FKMHB Ungkap Indikasi Error in Objecto Aset Serasuba, DPRD Bima Sebut Tanah Bukan Milik Pemkot
Pria Asal Sumenep Madura, Abul Chair Resmi Jadi Sekda NTB, Iqbal Ungkap Proses Panjang di Balik Layar
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:40 WIB

Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus

Jumat, 10 April 2026 - 17:48 WIB

Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?

Jumat, 10 April 2026 - 17:01 WIB

Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima

Jumat, 10 April 2026 - 09:58 WIB

Sekda NTB dari Madura, Bukan Putra Daerah-Iqbal Tuntut Pejabat Kerja ‘Extraordinary’

Kamis, 9 April 2026 - 22:38 WIB

Nama Gubernur NTB Muncul di Sidang Kasus ‘Dana Siluman’ DPRD, Saksi Akui Terima Perintah

Berita Terbaru