Bulog Buka Keran Pembelian Jagung Rp5.500/Kg Tanpa Potongan, DPRD Sumbawa: Saatnya Petani Merdeka, Petani Bahagia

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025 - 04:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Sumbawa- Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Komisi III, Andi Rusni, menyampaikan kabar menggembirakan bagi para petani jagung. Pemerintah melalui Perum Bulog memastikan kesiapannya untuk membeli hasil panen jagung petani tahun ini. Hal ini disampaikan Andi usai berkomunikasi langsung dengan Kepala Cabang Bulog Sumbawa.

Menurut Andi Rusni, saat ini Bulog tengah mencari gudang penyimpanan jagung di berbagai wilayah. Ia bahkan turun tangan langsung membantu mencarikan gudang milik masyarakat, organisasi, hingga KUD yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat penampungan hasil panen petani.

“Dari hasil penelusuran, banyak gudang belum siap. Ada yang belum dibersihkan, belum memiliki pallet kayu, hingga belum tersedia alat pemadam api portable. Ini syarat penting dari Bulog,” ungkapnya. Kamis (30/4) dalam keterangan yang diterima media ini.

Ia pun mengajak masyarakat yang memiliki gudang untuk mengajukannya ke Bulog atau melalui dirinya secara langsung.

“Nanti saya fasilitasi. Kita bantu petani bareng-bareng,” tambahnya.

Kapan Bulog Mulai Terima Jagung?

Menjawab keresahan netizen soal kapan Bulog mulai membeli jagung petani, Andi menyampaikan bahwa pihak Bulog menargetkan awal Mei setidaknya sudah ada satu gudang yang memenuhi syarat teknis. Beberapa ketentuan teknis itu antara lain:

Gudang harus memiliki sirkulasi udara baik dan kapasitas minimal 500 ton (karung).

Biaya sewa gudang ditetapkan sebesar Rp100 juta per 1.000 ton per tahun, sudah termasuk biaya pembuatan pallet kayu.

Jagung yang disimpan harus memiliki kadar air maksimal 14 persen (KA 14%) agar bisa bertahan hingga satu tahun lebih.

“Bulog sudah uji coba penjemuran dua hari dan berhasil menurunkan kadar air ke 14%. Artinya, petani pun bisa lakukan penjemuran sendiri untuk capai standar itu,” jelas Andi.

Proses Penjualan dan Harga Jagung Petani

Andi juga menerangkan bahwa jagung petani akan dikumpulkan terlebih dahulu di satu titik di desa atau Gapoktan. Bila gudang sudah siap, petani bisa menghubungi Babinkamtibmas atau Pemerintah Desa yang kemudian akan menghubungi petugas Bulog.

“Jagung yang sudah dibayar akan diangkut oleh armada Bulog langsung ke gudang, dan ongkos angkut ditanggung Bulog. Harga beli tetap Rp5.500 per kg untuk jagung dengan KA 14%,” ujarnya.

Andi Rusni menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga harga dan kesejahteraan petani.

“Saya siap turun langsung ke lapangan. Ini peluang besar. Petani harus merdeka, harus bahagia,” pungkasnya penuh semangat.

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 313 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru