Buka Muswil Koperasi, Gubernur NTB Miq Iqbal Minta Semua Bergerak: ‘Koperasi Bukan Tempat Rebahan

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, resmi membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (DEKOPINWIL) NTB di Aula Kantor Pusat Bank NTB Syariah

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, resmi membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (DEKOPINWIL) NTB di Aula Kantor Pusat Bank NTB Syariah

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, resmi membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (DEKOPINWIL) NTB di Aula Kantor Pusat Bank NTB Syariah, Selasa (9/12/2025). Hadir pula Deputi Pengembangan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM RI, menegaskan kuatnya sinergi pemerintah dalam mendorong kebangkitan sektor koperasi di NTB.

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal memaparkan tiga fokus strategis yang harus menjadi pegangan DEKOPINWIL untuk mempercepat transformasi koperasi agar lebih adaptif menghadapi tantangan global.

Gubernur menekankan pentingnya konsolidasi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai fondasi ekonomi kerakyatan. Ia mengungkapkan bahwa Bank NTB Syariah telah menjalankan pilot project di 50 Kopdes Merah Putih untuk membangun portofolio bisnis koperasi yang sehat dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Event MEMORIA di Eks Bandara Selaparang Mataram Hadirkan Juicy Luicy dan Mahalini, Catat Waktunya 

“Saya sudah perintahkan ke Bank NTB untuk membuat pilot project di 50 koperasi Kopdes Merah Putih,” ujarnya.

Ia juga mendorong pembentukan koperasi pusat sebagai wadah koordinasi seluruh Kopdes Merah Putih, agar membangun jaringan kerja yang lebih kuat dan efisien antar-unit koperasi.

Gubernur Iqbal menyoroti pengelolaan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang tengah ditata melalui skema koperasi dalam rancangan Peraturan Daerah. Ia menegaskan bahwa koperasi tidak boleh menjadi tempat penumpang gelap.

“Saya tidak ingin di dalam IPR nanti ada anggota koperasi yang cuma tidur-tidur manis tapi kebagian dapat pesangon. Semua orang harus terlibat,” tegasnya.

Ia menilai bahwa keterlibatan aktif anggota adalah syarat mutlak agar pengelolaan tambang rakyat memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Fornas VIII 2025: 15 Ribu Peserta Siap Banjiri Lombok, Gubernur Iqbal All Out Gaungkan Budaya ke ASEAN

Gubernur juga mendorong DEKOPINWIL untuk menciptakan model koperasi baru yang lebih inovatif, relevan, dan mampu menjawab kebutuhan zaman. Menurutnya, NTB memiliki peluang besar untuk menjadi pelopor model koperasi modern.

“Dengan jaringan distribusi kita yang luar biasa, kita bisa mempengaruhi jalur logistik karena kita punya jalur logistik sendiri,” ungkapnya.

Ia berharap inovasi ini dapat melahirkan koperasi-koperasi unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Di akhir sambutannya, Gubernur menegaskan komitmen Pemprov NTB untuk terus mendukung penguatan ekosistem koperasi, serta berharap Muswil kali ini mampu melahirkan kepengurusan yang solid, inovatif, dan siap membawa koperasi NTB melaju lebih mandiri dan kompetitif.

Berita Terkait

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut
Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS
Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku
Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel
Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa
Bukan Ditangani Kejati, Kasus Gratifikasi DPRD NTB Dialihkan ke Kejari Mataram
3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah
Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB

Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:12 WIB

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:48 WIB

Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa

Berita Terbaru

Pasangan suami istri terduga pelaku peredaran narkoba jenis sabu saat diamankan di Mapolsek Bolo, Polres Bima, Polda NTB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 15 poket sabu, uang tunai Rp7,17 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Hukum & Kriminal

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:12 WIB