Brutal di Gelap Malam, Dua Jagoan Kawasan Toko 35 Tumbang Ditangkap Tim Jatanras Polres Dompu Usai Tebas Parang ke Pengendara

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu- Suasana mencekam menyelimuti Lingkungan Karijawa, Kelurahan Karijawa, Kecamatan Dompu, pada Jumat malam (2/5/2025), setelah seorang remaja berusia 16 tahun menjadi korban penganiayaan brutal dengan senjata tajam. Kejadian mengenaskan ini berlangsung sekitar pukul 22.30 WITA di kawasan pertokoan 35, saat korban tengah berboncengan dengan temannya.

Korban, Muhammad Aditya Rifaldi, mengalami luka bacok serius di tangan kanannya setelah secara tiba-tiba diserang oleh dua pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor. Salah satu pelaku langsung mengayunkan parang ke arah korban tanpa berkata sepatah kata pun, lalu melarikan diri.

Tak butuh waktu lama, Tim Jatanras Polres Dompu yang dipimpin Aipda Sukarman, alias Bob, bergerak cepat. Hanya dalam tempo kurang dari 24 jam, dua terduga pelaku berinisial MW (18) dan MD (19) berhasil dibekuk di Kelurahan Monta, Kecamatan Woja, Sabtu dini hari (3/5/2025).

Baca Juga :  Tambak Udang Ilegal di NTB: Bisnis Licin Triliunan Tak Tersentuh, DPRD Marga Harun Beri Sinyal Perlawanan

“Setelah mengumpulkan keterangan saksi dan mengidentifikasi ciri-ciri pelaku serta kendaraan yang digunakan, kami mengarah ke MW, yang diketahui merupakan residivis kasus serupa. Berdasarkan hasil penyelidikan dan konfirmasi saksi, kami langsung melakukan penangkapan,” ujar Aipda Sukarman.

Tak hanya menangkap pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah parang sepanjang 40 cm yang diduga digunakan dalam aksi kejahatan tersebut.

Baca Juga :  Diduga Beton Abal-Abal Proyek Bintang Bano dan Pantai Gelora, Koalisi NTB Secara Resmi Laporkan Dugaan Korupsi Rp43 M ke KPK

Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Zuharis, S.H., mengapresiasi gerak cepat tim Jatanras dan menegaskan bahwa para pelaku akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres juga menyampaikan imbauan tegas kepada para orang tua.

“Kami minta para orang tua lebih peduli terhadap aktivitas anak-anaknya, khususnya di malam hari. Batasi jam keluar malam, awasi pergaulan, dan bangun komunikasi yang baik. Banyak kenakalan remaja berujung kekerasan yang sebenarnya bisa dicegah sejak dari rumah,” tandas AKBP Sodikin.

Berita Terkait

Etika Penyelenggara Pemilu Dan Masa Depan Demokrasi: Pelajaran Dari Pusat Hingga Lombok Timur
Seniman Hukum Law Firm dan Kiprah Bung Heru, Advokat Muda dengan Seribu Solusi bagi Klien
Tak Lagi Pendataan Manual! Bupati Lombok Utara Luncurkan SIDEWI, Semua Sapi Kini Punya Identitas Digital
Sampah Organik Disulap Jadi Biogas, Unram dan BRIDA NTB Luncurkan Biodigester Portable
Vonis 6 Tahun untuk Terdakwa Kematian Mahasiswi Unram di Pantai Nipah Picu Tangis Keluarga Korban
Anggota DPRD NTB Minta Distribusi Elpiji Subsidi Dievaluasi, Pengawasan Agen dan Pangkalan Jadi Sorotan
Gas Elpiji 3 Kg Langka dan Tembus Rp50 Ribu, DPRD NTB Abdul Ra’uf Minta Pengawasan Distribusi Diperketat
LPTQ Nasional Sebut MTQ XXXI NTB Berkelas Nasional, Gubernur Iqbal Tekankan Al-Qur’an sebagai Sumber Kedamaian
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:08 WIB

Etika Penyelenggara Pemilu Dan Masa Depan Demokrasi: Pelajaran Dari Pusat Hingga Lombok Timur

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:07 WIB

Seniman Hukum Law Firm dan Kiprah Bung Heru, Advokat Muda dengan Seribu Solusi bagi Klien

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:19 WIB

Tak Lagi Pendataan Manual! Bupati Lombok Utara Luncurkan SIDEWI, Semua Sapi Kini Punya Identitas Digital

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:52 WIB

Sampah Organik Disulap Jadi Biogas, Unram dan BRIDA NTB Luncurkan Biodigester Portable

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:26 WIB

Vonis 6 Tahun untuk Terdakwa Kematian Mahasiswi Unram di Pantai Nipah Picu Tangis Keluarga Korban

Berita Terbaru