Brimob Polda NTB Gerak Cepat Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Mataram

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 11 Februari 2025 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram –  Personel Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda NTB bergerak cepat membantu evakuasi warga serta barang berharga yang terdampak banjir di Kota Mataram.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, hujan deras yang mengguyur Kota Mataram pada Senin (10/2/2025) mengakibatkan banjir di Perumahan BTN Nata Alam 1, Desa Kuranji. Menyikapi kondisi tersebut, personel Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda NTB bergerak cepat membantu evakuasi warga, bahwa aksi cepat tanggap ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN Unram di Desa Setiling Sulap Kotoran Sapi Jadi Biogas

“Dengan sigap, 12 personel Brimob diterjunkan untuk membantu proses evakuasi, baik barang-barang berharga milik warga maupun mengevakuasi orang-orang ke tempat yang lebih aman, terutama anak-anak dan lansia,” ujar Kombes Pol Kholid. Selasa (11/02/2025).

Selain membantu warga menyelamatkan harta benda ke lokasi yang lebih tinggi, personel Brimob juga memastikan keselamatan warga yang terdampak, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akibat tingginya genangan air.

Baca Juga :  Sedih Tapi Lucu, Surat Mundur Plt BPBJ Sadimin Hilang Misterius! NTPW: Jangan-Jangan Meja BKD NTB Cuma Pajangan

Kabid Humas Polda NTB berharap kehadiran Polri di tengah masyarakat saat bencana seperti ini dapat memberikan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

“Dengan adanya bantuan dari personel Brimob, kami berharap warga yang terdampak dapat lebih tenang, dan ini menjadi bukti bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat, terutama di saat mereka membutuhkan,” pungkasnya.

 

 

 

Berita Terkait

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut
Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS
Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku
Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel
Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa
Bukan Ditangani Kejati, Kasus Gratifikasi DPRD NTB Dialihkan ke Kejari Mataram
3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah
Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB

Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:12 WIB

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:48 WIB

Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa

Berita Terbaru

Pasangan suami istri terduga pelaku peredaran narkoba jenis sabu saat diamankan di Mapolsek Bolo, Polres Bima, Polda NTB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 15 poket sabu, uang tunai Rp7,17 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Hukum & Kriminal

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:12 WIB