SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan komitmen daerahnya untuk tetap menjadi bagian dari penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Hal ini ia sampaikan usai bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga RI pekan lalu.
“Dalam diskusi itu, intinya NTB tetap ingin menjadi tuan rumah PON, apapun konsepnya nanti. Kami berharap bisa menyelenggarakan sejumlah cabang olahraga (cabor),” ujar Gubernur Iqbal kepada awak media. Usai menggelar pertemuan dengan sejumlah pimpinan media dan wartawan, di Pendopo Gubernur NTB, Kota Mataram. Rabu (7/5).
Menurutnya, ada sekitar 15 hingga 20 cabor yang diusulkan untuk dilaksanakan di NTB. Beberapa di antaranya adalah cabang aerosport seperti terjun payung, paragliding, serta atletik termasuk lari trail yang dinilai cocok dengan medan NTB. Selain itu, cabor-cabor bela diri juga menjadi fokus karena tidak memerlukan infrastruktur besar dan mahal.
“Ini juga berdampak pada pariwisata. Kita punya banyak tempat untuk trail running, dan untuk cabor seperti bela diri, itu tidak butuh venue yang rumit. Jadi efisien dan mendukung konsep nasional soal efisiensi penyelenggaraan PON,” jelasnya.
Gubernur Iqbal menekankan bahwa sejak awal NTB tidak pernah pesimis. Meski PON 2028 rencananya akan dibagi antara NTB dan NTT, namun NTB tetap ingin memastikan keterlibatannya.
“Kenapa isu PON ini kembali didiskusikan? Karena temanya sekarang efisiensi. Kalau memang begitu, kami usulkan cabor-cabor yang tidak perlu infrastruktur mahal tetap diselenggarakan di Lombok,” ujarnya lagi.
Saat ditanya soal kesiapan fasilitas seperti studio atau venue lainnya, Iqbal mengisyaratkan adanya rencana renovasi menjelang Desember 2025. “Ya, paling tidak yang bisa kita lakukan adalah merenovasi fasilitas yang sudah ada,”ungkapnya.
Dengan semangat tinggi, NTB tampak siap menyambut PON 2028.









