SUMBAWAPOST.com, Mataram- Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, membuka ekspose realisasi program unggulan 100 hari kerja Baznas NTB periode 2025-2030 di kantor Baznas NTB, Selasa (16/9). Dalam kesempatan itu, ia menyerahkan secara simbolis berbagai bantuan, mulai dari guru tidak tetap dan non-sertifikasi, siswa berprestasi kurang mampu, penerima program Rumah Layak Huni (Mahyani), hingga kelompok usaha penerima Zakat Kelompok Usaha Produktif (Z-KUP).
Wagub yang akrab disapa Umi Dinda menyampaikan apresiasi atas terobosan Baznas NTB yang dinilai mampu memperluas jangkauan bantuan. Menurutnya, kunci keberhasilan program zakat ada pada pendataan yang tepat dan akurat.
“Semakin banyak yang bisa kita kumpulkan, insyaallah akan lebih berkah dan lebih banyak manfaatnya. Pencatatan data sangat penting setiap tahunnya, sehingga bantuan dapat disalurkan secara merata dan tidak hanya terpaku pada beberapa kecamatan dan desa,” ujarnya.
Umi Dinda juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara program Baznas dengan visi-misi Pemprov NTB, khususnya dalam mendukung program Desa Berdaya. Ia menegaskan, fokus Baznas pada pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan sangat sejalan dengan prioritas pemerintah daerah.
“Ini adalah bukti nyata kemitraan dan kolaborasi kita. Inti dari pengentasan kemiskinan adalah bagaimana kita bersama-sama memulai dari bawah, yaitu dari desa, dengan memetakan sejumlah desa dengan kemiskinan ekstrem,” tegasnya.
Tak hanya pemerintah, Umi Dinda mengajak perbankan, pengusaha, hingga lembaga swasta untuk berpartisipasi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kepada para penerima manfaat, ia berpesan agar bantuan tidak hanya dinikmati, tetapi juga menjadi pemicu semangat untuk bangkit.
“Jadikan bantuan ini sebagai motivasi agar suatu saat bisa menjadi pihak yang memberi,” pesannya.
Dengan sinergi yang semakin kuat, Wagub berharap program Baznas NTB mampu mencetak lebih banyak desa mandiri dan memberdayakan masyarakat dari akar rumput.










