Baznas NTB Tebar Berkah, Wagub Umi Dinda Ingatkan: Bantuan Bukan Buat Rebahan, Tapi Buat Bangkit

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, membuka ekspose realisasi program unggulan 100 hari kerja Baznas NTB periode 2025-2030 di kantor Baznas NTB, Selasa (16/9). Dalam kesempatan itu, ia menyerahkan secara simbolis berbagai bantuan, mulai dari guru tidak tetap dan non-sertifikasi, siswa berprestasi kurang mampu, penerima program Rumah Layak Huni (Mahyani), hingga kelompok usaha penerima Zakat Kelompok Usaha Produktif (Z-KUP).

Wagub yang akrab disapa Umi Dinda menyampaikan apresiasi atas terobosan Baznas NTB yang dinilai mampu memperluas jangkauan bantuan. Menurutnya, kunci keberhasilan program zakat ada pada pendataan yang tepat dan akurat.

Baca Juga :  Dompet NTB Diprediksi Makin Tebal, Wagub Umi Dinda Ungkap Prioritas APBD 2027

“Semakin banyak yang bisa kita kumpulkan, insyaallah akan lebih berkah dan lebih banyak manfaatnya. Pencatatan data sangat penting setiap tahunnya, sehingga bantuan dapat disalurkan secara merata dan tidak hanya terpaku pada beberapa kecamatan dan desa,” ujarnya.

Umi Dinda juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara program Baznas dengan visi-misi Pemprov NTB, khususnya dalam mendukung program Desa Berdaya. Ia menegaskan, fokus Baznas pada pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan sangat sejalan dengan prioritas pemerintah daerah.

“Ini adalah bukti nyata kemitraan dan kolaborasi kita. Inti dari pengentasan kemiskinan adalah bagaimana kita bersama-sama memulai dari bawah, yaitu dari desa, dengan memetakan sejumlah desa dengan kemiskinan ekstrem,” tegasnya.

Baca Juga :  Polisi Segera Panggil Kepala Sekretariat KPU Bima Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp27,40 Miliar, Setelah Itu Baru Komisioner

Tak hanya pemerintah, Umi Dinda mengajak perbankan, pengusaha, hingga lembaga swasta untuk berpartisipasi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kepada para penerima manfaat, ia berpesan agar bantuan tidak hanya dinikmati, tetapi juga menjadi pemicu semangat untuk bangkit.

“Jadikan bantuan ini sebagai motivasi agar suatu saat bisa menjadi pihak yang memberi,” pesannya.

Dengan sinergi yang semakin kuat, Wagub berharap program Baznas NTB mampu mencetak lebih banyak desa mandiri dan memberdayakan masyarakat dari akar rumput.

 

Berita Terkait

Tak Ada Niat Korupsi, Gubernur NTB Iqbal Ungkap Sistem Lemah yang Bisa Jerat Pejabat
Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 18:53 WIB

Tak Ada Niat Korupsi, Gubernur NTB Iqbal Ungkap Sistem Lemah yang Bisa Jerat Pejabat

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Berita Terbaru