Mataram | SUMBAWAPOST.com- Pergantian Pelaksana Harian (PLH) Kapolres Bima Kota kembali terjadi hanya 10 hari setelah penunjukan sebelumnya. AKBP Hariyanto resmi menggantikan AKBP Catur Setiawan yang sebelumnya menjabat PLH. Pergantian ini diumumkan melalui akun Instagram resmi Polres Bima Kota pada Sabtu (20/2/2026).
Sebelumnya, AKBP Catur Setiawan ditunjuk sebagai PLH pada 12 Februari 2026 untuk menggantikan AKBP Didik Putra Kuncoro, yang telah dicopot karena terjerat kasus narkoba. Namun, Catur hanya menjabat sekitar sepekan sebelum digantikan AKBP Hariyanto.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Muhammad Kholid, menjelaskan bahwa pergantian PLH bersifat sementara dan dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan tugas masing-masing perwira.
“Pak Catur dibutuhkan kembali di jabatannya sebagai Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda NTB, sehingga digantikan AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob,” jelasnya, Sabtu (21/2/2026).
Pergantian PLH Kapolres ini terjadi di tengah sorotan publik terkait dugaan penyalahgunaan narkoba di internal Polres Bima Kota. Sebelumnya, AKBP Didik Putra Kuncoro dicopot karena menjadi tersangka kasus peredaran narkoba. Penunjukan Catur Setiawan pun sempat menuai perhatian karena ia memiliki riwayat pernah positif mengonsumsi sabu pada 2017 saat menjabat Kasat Reserse Narkoba Polres Ternate. Saat itu, Catur mendapat sanksi disiplin dan sempat dicopot sementara dari jabatannya.
Terpisah, dalam keterangan yang diterima media ini, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa penunjukan PLH dilakukan sesuai mekanisme dan pertimbangan matang dari Mabes Polri. “Ini sifatnya pengganti sementara sampai ditetapkan Kapolres definitif,” ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (19/2/2026).
AKBP Hariyanto, yang sebelumnya menjabat Wakil Komandan Satuan Brimob Polda NTB, kini memegang kendali sementara kepemimpinan Polres Bima Kota. Penunjukan ini diharapkan menjaga stabilitas organisasi sambil menunggu keputusan resmi Mabes Polri terkait Kapolres definitif.
Pergantian cepat PLH ini sekaligus menyoroti tantangan serius penegakan disiplin internal Polri, khususnya terkait kasus narkoba yang kian menjadi perhatian publik, serta menuntut pengawasan ketat untuk mencegah terulangnya kasus serupa di lingkungan kepolisian Kota Bima
Penulis : SUMBAWAPOST.com










