Aset Daerah Banyak yang ‘Ngilang’, Wagub NTB Turunkan Tim Khusus: Cari Sampai ke Ujung Sumbawa

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP., resmi melepas Tim Inventarisasi Barang Milik Daerah (BMD) Tahun 2025 yang digagas oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi NTB, Kamis (7/8). Acara pelepasan berlangsung di Gedung Utara BPKAD NTB dan dihadiri jajaran OPD serta unsur pendamping hukum.

Dalam sambutannya, Wagub menekankan bahwa pendataan aset daerah bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari komitmen moral dan hukum untuk mewujudkan tata kelola yang transparan dan akuntabel.

“Inventarisasi aset ini bukan pekerjaan biasa. Ini bagian dari tanggung jawab kita untuk melindungi hak daerah dari potensi klaim pihak lain. Harus akurat, jujur, dan tanpa celah kepentingan pribadi,” tegasnya.

Baca Juga :  Kapolres Dompu Turun Langsung Kawal Gerakan Pangan Murah, 1,5 Ton Beras Ludes dalam 4 Jam

Ia menggarisbawahi pentingnya percepatan pendataan di wilayah Pulau Lombok sebelum tim bergerak ke Pulau Sumbawa, yang selama ini dihadapkan pada tantangan geografis dan kendala akses yang kerap menghambat pendataan menyeluruh.

Lebih jauh, Wagub juga menyoroti masalah penyusutan lahan serta perubahan batas kepemilikan akibat penggunaan masyarakat tanpa legalitas yang jelas. Ia mengingatkan agar seluruh anggota tim, yang terdiri dari lintas OPD dan didampingi tenaga hukum, tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas.

“Jangan sampai ada yang mengambil keuntungan dari proses ini. Tugas kalian bukan hanya mencatat, tapi memastikan aset daerah tetap utuh dan terjaga,” ujarnya penuh penekanan.

Baca Juga :  Artis Ibu Kota Hibur Belasan Ribu Pendukung Bambang Firdaus-Syirajuddin

Menurut data BPKAD, proses inventarisasi tahun ini mencakup 766 bidang tanah, 339 unit gedung/bangunan, serta 1.960 unit peralatan dan mesin. Wagub juga mengusulkan agenda apel kendaraan dinas roda dua dan roda empat sebagai langkah awal pengecekan kondisi fisik aset, sekaligus dasar kebijakan pengadaan atau pelelangan ke depan.

Menutup sambutannya, Wagub secara resmi melepas tim inventarisasi dan berpesan agar momentum ini dijadikan sebagai bentuk pengabdian nyata bersama pemerintah provinsi dalam menjaga aset daerah yang bernilai strategis.

“Selamat bertugas. Lakukan dengan sepenuh hati, karena ini bagian dari warisan tanggung jawab kita untuk generasi NTB ke depan,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan
DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare
Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece
Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun
Dilaporkan Soal Sebar Nomor Gubernur NTB, Rohyatil Buka Fakta di Polda: Itu Bukan Data Pribadi
Pimpinan dan Anggota DPRD NTB Menyampaikan Ucapan Selamat Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026
Satpol PP NTB ‘Berubah Haluan’ di HUT ke-76, Dari Penertiban ke Bazar Pangan Murah
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:11 WIB

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani

Selasa, 28 April 2026 - 16:00 WIB

Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan

Selasa, 28 April 2026 - 15:15 WIB

DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare

Selasa, 28 April 2026 - 12:42 WIB

Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece

Selasa, 28 April 2026 - 12:24 WIB

Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun

Berita Terbaru