Yanuar Fikri Tiba di NTB, Disnakertrans Jemput Langsung di Bandara, Tak Sekadar Urus Pemulangan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Penta Disnakertrans NTB H. Isnanto Karyawan Bersama Pihak Terkait Saat Menjemput atau Mendampingi Kepulangan Yanuar Fikri di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (ZAM).

Kabid Penta Disnakertrans NTB H. Isnanto Karyawan Bersama Pihak Terkait Saat Menjemput atau Mendampingi Kepulangan Yanuar Fikri di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (ZAM).

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Kepulangan Muhammad Yanuar Fikri, pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kota Mataram yang sebelumnya berada di Myanmar, mendapat perhatian langsung Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Tak sekadar mengurus proses pemulangan, jajaran Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB turun langsung menjemput Yanuar di Bandara.

Yanuar dijemput langsung oleh Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja (Kabid Penta) Disnakertrans NTB, H. Isnanto Karyawan, yang akrab disapa Wawan, di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (ZAM). Penjemputan tersebut juga melibatkan Disnaker Kota Mataram dan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTB.

Kepala Disnakertrans NTB, Aidy Furqan, melalui H. Isnanto Karyawan mengatakan, proses pemulangan Yanuar melibatkan koordinasi pemerintah daerah dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon, Myanmar.

Menurut Wawan, proses pemulangan tersebut membutuhkan waktu karena Yanuar diketahui berangkat ke luar negeri melalui jalur nonprosedural. Keberangkatannya yang bermula dari Bali juga menyulitkan proses pelacakan.

Meski menghadapi kendala, pemerintah daerah tetap berupaya memulangkan Yanuar atas dasar kemanusiaan, sesuai arahan Gubernur NTB.

“Bagaimanapun, apakah dia Non-Prosedural atau Prosedural, Perintah Pimpinan pak Gubernur kita harus pulangkan karena Kemanusiaan,” kata Wawan saat diwawancarai, dalam keterangan tertulis yang diterima media ini. Rabu (28/10/2026).

Baca Juga :  Buntut Konflik Suriah, Warga NTB yang Dievakuasi Bertambah Jadi 10 Orang, Ini Nama dan Asalnya

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima, Yanuar awalnya disebut hendak menuju Singapura. Namun, dalam perkembangannya, ia diketahui berada di Myanmar.

Kondisi tersebut membuat Disnakertrans NTB berkoordinasi dengan KBRI di Yangon untuk membantu proses pemulangan Yanuar ke Indonesia.

Wawan mengatakan, pemeriksaan oleh otoritas imigrasi Myanmar turut memengaruhi waktu penyelesaian pemulangan. Pemeriksaan dilakukan di sejumlah titik sebelum Yanuar dapat melanjutkan perjalanan.

Menurutnya, penjemputan langsung tersebut merupakan bagian dari kepedulian pemerintah daerah terhadap PMI yang menghadapi persoalan di luar negeri, baik yang berangkat melalui jalur prosedural maupun nonprosedural.

“Inilah bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kota Mataram terhadap PMI yang bekerja di luar negeri, baik yang berangkat melalui prosedur resmi maupun nonprosedural, apabila mengalami permasalahan di Luar Negeri. Terima kasih juga kepada teman-teman Jurnalis yang tergabung di PWI yang turut mengawal kasus ini,” ujar Wawan.

Ia menambahkan, pemerintah daerah berupaya memberikan bantuan berdasarkan pertimbangan kemanusiaan tanpa membedakan status keberangkatan pekerja migran yang membutuhkan penanganan.

Baca Juga :  Disnakertrans Provinsi NTB Puji BLK Bermasalah, Padahal LPKS CKS Malang Pernah Jadi Lokasi PMI NTB Loncat Tembok

Selama proses pemulangan berlangsung, Wawan juga mengungkapkan bahwa pihaknya menerima komunikasi dari orang tua Yanuar, H. Herman. Keluarga beberapa kali menghubungi jajaran Disnakertrans NTB untuk menanyakan perkembangan kepulangan Yanuar.

Terkait penanganan kasus ini, Wawan mengatakan pihaknya akan menyampaikan laporan lengkap kepada pimpinan setelah Kepala Disnakertrans NTB kembali dari tugas dinas.

“Bahwa laporan yang kami sampaikan masih secara umum dan keterangan yang lebih lengkap nanti akan disampaikan oleh pimpinan setelah beliau kembali dari tugas dinas,” ujar Wawan.

Sebelumnya, Muhammad Yanuar Fikri menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB serta jajaran Disnakertrans NTB yang telah membantu proses kepulangannya.

Dalam video yang dikirimkan pada Selasa (27/10), Yanuar menyampaikan pernyataan tersebut saat berada di Bandara Bangkok, Thailand, sebelum melanjutkan perjalanan ke Indonesia.

Disnakertrans NTB mengimbau masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri agar mengikuti prosedur resmi penempatan pekerja migran Indonesia. Langkah tersebut penting untuk meminimalkan risiko dan memudahkan penanganan apabila PMI menghadapi persoalan di negara tujuan.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya
Tragedi Udayana: Pelajar 14 Tahun Tewas Dibacok, 13 Terduga Pelaku Diamankan, 10 Masih Anak-anak
Kongres Internasional Bahasa Sasak Dorong Reformasi, dari Bahasa Sehari-hari Menuju Bahasa Ilmu
Wagub NTB Buka Kongres Internasional I Bahasa Sasak di Momentum Sumpah Pemuda
Pascaoperasi Narkoba di Karang Bagu, Polda NTB Turun Beri Pembinaan kepada Warga
Keluarga Mengadu ke PWI NTB, Yanuar Fikri PMI Diduga Korban TPPO Segera Pulang ke NTB
35 Ribu Warga NTB Tinggalkan Kampung Halaman untuk Jadi PMI pada 2025, Ini Daerah Asalnya
15 Desa di NTB Disiapkan Jadi Benteng Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:36 WIB

NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Tragedi Udayana: Pelajar 14 Tahun Tewas Dibacok, 13 Terduga Pelaku Diamankan, 10 Masih Anak-anak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Yanuar Fikri Tiba di NTB, Disnakertrans Jemput Langsung di Bandara, Tak Sekadar Urus Pemulangan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Kongres Internasional Bahasa Sasak Dorong Reformasi, dari Bahasa Sehari-hari Menuju Bahasa Ilmu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Wagub NTB Buka Kongres Internasional I Bahasa Sasak di Momentum Sumpah Pemuda

Berita Terbaru