Video Remaja Pamer Sajam Viral, Warga Nyaris Geruduk RTH Taman Kota Mataram

Avatar

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga Remaja Yang Diduga Terlibat Dalam Aksi Pamer Senjata Tajam di RTH Taman Kota Mataram Diamankan Aparat Untuk Menjalani Pemeriksaan.

Tiga Remaja Yang Diduga Terlibat Dalam Aksi Pamer Senjata Tajam di RTH Taman Kota Mataram Diamankan Aparat Untuk Menjalani Pemeriksaan.

SUMBAWAPOST.com |™Mataram- Video viral Sekelompok Remaja yang memamerkan dan mengayunkan Senjata Tajam (sajam) di area parkir Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kota Mataram, Jalan Abdi Praja, Lingkungan Petemon, Kelurahan Pagutan Timur, nyaris memicu aksi massa.

Warga yang resah setelah melihat video tersebut bahkan sempat berkumpul di sekitar RTH. Mereka berniat mencari para remaja yang terlihat mengayunkan senjata tajam dalam video.

Situasi tersebut langsung direspons aparat gabungan Polsek Mataram dan Polresta Mataram. Petugas bergerak cepat untuk mencegah keresahan warga berkembang menjadi konflik.

Tiga remaja yang diduga kuat terlibat dalam aksi tersebut akhirnya diamankan petugas pada Minggu malam (6/9/2026) sekitar pukul 21.30 WITA.

Kapolsek Mataram AKP Amrozi Hamidi, S.H., membenarkan langkah cepat yang dilakukan jajarannya bersama personel Polresta Mataram untuk mengendalikan situasi.

“Awalnya Bhabinkamtibmas Kelurahan Pagutan Timur menerima aduan masyarakat yang mulai berkumpul karena resah melihat video viral anak muda berpose dengan senjata tajam di RTH. Karena situasi sempat memanas dan warga emosi, personel di lapangan segera meminta perkuatan,” ujar AKP Amrozi Hamidi.

Baca Juga :  Akhir Tahun 2025, Polda NTB ‘Bakar’ Ratusan Gram Sabu dan Ribuan Gram Ganja

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Mataram bersama Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, Piket Pawas, Pamapta Polresta Mataram, serta personel BKO Polresta Mataram langsung turun ke lokasi.

Petugas kemudian melakukan pendekatan persuasif untuk menenangkan warga dan mencegah terjadinya tindakan main hakim sendiri.

“Kami mengimbau warga secara langsung agar tetap tenang, tidak terprovokasi oleh apa yang viral di media sosial, dan tidak main hakim sendiri. Segala bentuk pelanggaran hukum sepenuhnya kami minta diserahkan kepada pihak kepolisian,” tegas Kapolsek.

Di tengah upaya meredam situasi, petugas berhasil mengamankan tiga remaja yang terindikasi kuat terlibat dalam aksi tersebut.

Ketiganya kemudian dievakuasi ke Polresta Mataram untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga :  Jelang Pilkada 2024, KPU NTB Bekali PPPK Tupoksi dan Kewajiban

Setelah situasi di sekitar RTH berangsur kondusif, Kapolsek Mataram berkoordinasi dengan Lurah setempat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Tim Patroli Satpol PP Kota Mataram.

Warga kemudian diminta kembali ke rumah masing-masing untuk mencegah berkumpulnya massa dan potensi konflik susulan.

AKP Amrozi Hamidi mengapresiasi masyarakat yang telah menyampaikan informasi kepada kepolisian. Ia juga mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh konten yang beredar di media sosial dan mempercayakan setiap dugaan pelanggaran hukum kepada aparat berwenang.

Tak hanya itu, Kapolsek turut menyampaikan pesan kepada para orang tua di Kota Mataram agar meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak mereka.

“Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi pergaulan anak. Jangan sampai mereka terjerumus dalam aksi premanisme atau kenakalan remaja yang pada akhirnya merugikan diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan,” pungkas AKP Amrozi Hamidi.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

3.325 Balita Alami Stunting, 6,7 Persen Warga Kabupaten Sumbawa Masih Numpang Toilet
Ratusan PPPK Geruduk Pemkab Dompu, Teriak ‘Kami Dianaktirikan’, Bupati Tak Temui Massa
3.325 Balita Alami Stunting di Kabupaten Sumbawa, Penanganan Satu Anak Capai Rp4,1 Juta
3.325 Balita di Kabupaten Sumbawa Masih Stunting, Bupati Jarot: Ini Alarm untuk Semua Pihak
Hendak Nyebrang ke Lombok, DPO Penggelapan Bima Malah Disergap Polisi di Poto Tano
Bayi Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa dalam Kantong Plastik di Kali Jempong Mataram
Putri Mahkota Swedia Lihat Konservasi Laut NTB, Dari Penyu Hingga Rumput Laut
4 Pemuda Dompu-Bima Dibekuk Polisi di Mataram, Airsoftgun Diamankan, Ini Kasusnya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:29 WIB

3.325 Balita Alami Stunting, 6,7 Persen Warga Kabupaten Sumbawa Masih Numpang Toilet

Selasa, 8 September 2026 - 20:06 WIB

Ratusan PPPK Geruduk Pemkab Dompu, Teriak ‘Kami Dianaktirikan’, Bupati Tak Temui Massa

Selasa, 8 September 2026 - 17:12 WIB

3.325 Balita Alami Stunting di Kabupaten Sumbawa, Penanganan Satu Anak Capai Rp4,1 Juta

Selasa, 8 September 2026 - 16:27 WIB

3.325 Balita di Kabupaten Sumbawa Masih Stunting, Bupati Jarot: Ini Alarm untuk Semua Pihak

Selasa, 8 September 2026 - 10:59 WIB

Hendak Nyebrang ke Lombok, DPO Penggelapan Bima Malah Disergap Polisi di Poto Tano

Berita Terbaru