Longsor Tambang Lantung Telan 9 Korban, Pemkab Sumbawa Tegas: Tambang Tanpa Izin Harus Dihentikan

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumbawa Tegas Soroti Tambang Rakyat Tanpa Izin di Lantung

Bupati Sumbawa Tegas Soroti Tambang Rakyat Tanpa Izin di Lantung

SUMBAWAPOST.com|™ Sumbawa- Musibah Longsor di Kawasan Tambang Emas Rakyat Lawang Tua, Desa Lantung, Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa, menelan Korban Jiwa. Sembilan Pekerja menjadi Korban, terdiri dari Tiga Orang Meninggal Dunia dan Enam lainnya mengalami Luka-luka.

Longsor terjadi pada Sabtu malam (5/9/2026) sekitar pukul 21.30 WITA. Material Tanah dan Batu Runtuh dari dinding Galian hingga menimpa sejumlah Pekerja Tambang yang sedang Beraktivitas.

Petugas gabungan langsung bergerak melakukan Evakuasi terhadap Para korban. Tiga korban Meninggal Dunia Masing-masing Syaifullah, warga Desa Pelita, Imansyah, warga Desa Pelita, dan Syarafuddin, warga Desa Mamak.

Dua Korban Meninggal Dunia di Lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya Meninggal Dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas.

Sementara itu, Enam Pekerja lainnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat meski mengalami luka-luka. Korban dengan luka berat dirujuk ke Sumbawa untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, sedangkan Korban dengan luka ringan diperbolehkan kembali ke rumah Masing-masing setelah mendapatkan Penanganan Medis.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, menerima laporan dari Camat Lantung sekitar pukul 22.00 WITA pada Sabtu malam.

Bupati kemudian langsung mengoordinasikan jajaran terkait untuk turun melakukan penanganan di lokasi.

Koordinasi dan penanganan berlangsung hingga sekitar pukul 02.00 WITA. Setelah seluruh korban ditemukan dan mendapatkan penanganan, korban meninggal dunia diantar ke rumah masing-masing.

Sementara itu, korban luka berat dirujuk ke Sumbawa untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Korban dengan luka ringan diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing setelah mendapatkan penanganan.

Baca Juga :  Hari Lahir Pancasila 2026 di NTB, Miq Iqbal Tegaskan Pancasila Adalah Jangkar Perdamaian Global

“Atas kejadian ini, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga saudara-saudara kita yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan husnul khatimah. Bagi yang sedang menjalani perawatan, semoga segera diberikan kesembuhan,” ujar Bupati.

Pascaevakuasi, Pemkab Sumbawa bersama Kepolisian Resor Sumbawa melakukan pemasangan garis Polisi di Lokasi kejadian pada Minggu (6/9/2026).

Bupati Sumbawa mengatakan, pemasangan garis Polisi dilakukan untuk mengamankan Lokasi kejadian sekaligus mendukung proses penanganan lebih lanjut.

Aparat kepolisian juga melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya longsor.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa bersama unsur terkait turut mengerahkan personel dan ambulans dalam proses evakuasi serta penanganan para Korban.

Di tengah tragedi yang menewaskan Tiga Pekerja dan melukai Enam lainnya, Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali menyoroti Aktivitas Pertambangan yang belum mengantongi Izin.

Bupati Sumbawa menegaskan bahwa Pemkab Sumbawa sebelumnya telah meminta agar kegiatan penambangan yang belum memiliki izin dihentikan. Penegasan tersebut telah disampaikan saat kunjungan bersama jajaran Forkopimda ke sejumlah lokasi Penambangan Rakyat di Kecamatan Lantung pada Juli 2026 lalu.

“Kunjungan Forkopimda bulan lalu sudah kami tegaskan agar kegiatan dihentikan sebelum izin diterbitkan, khususnya bagi yang belum memiliki izin,” tegasnya.

Pernyataan tersebut kembali menjadi sorotan setelah Kecelakaan Tambang di Lawang Tua menelan korban jiwa.

Baca Juga :  Gas Elpiji Hilang Saat Masak Mie, Polisi di Kota Bima Tak Butuh Indra Keenam-Cukup CCTV dan Facebook

Pemerintah Kabupaten Sumbawa selanjutnya akan melakukan evaluasi bersama Pihak-pihak terkait terhadap kondisi dan Aktivitas Pertambangan Rakyat di Kawasan Lawang Tua.

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, turut menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban. Wabup melakukan koordinasi dengan sejumlah perangkat daerah sekaligus mengunjungi dan mendampingi keluarga korban.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, kami menyampaikan belasungkawa dan duka yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ujar Wabup.

Menurut Wabup, kejadian tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sumbawa, khususnya menyangkut aspek keselamatan dalam aktivitas pertambangan rakyat.

“Pemerintah Daerah akan melakukan evaluasi dan Langkah-langkah pencegahan agar Peristiwa seperti ini tidak kembali terjadi. Keselamatan Masyarakat harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Pemkab Sumbawa juga akan melakukan koordinasi lintas sektor dalam penanganan pascakejadian, termasuk memastikan Korban mendapatkan pelayanan medis serta memberikan dukungan kepada keluarga Korban.

Selain itu, Pemerintah Daerah bersama instansi terkait akan mengidentifikasi kondisi lokasi dan Langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan aspek Keselamatan di Kawasan Pertambangan Rakyat.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya longsor, termasuk melihat kondisi lokasi serta faktor-faktor yang kemungkinan berpengaruh terhadap kejadian tersebut.

Wabup berharap seluruh pihak dapat mengambil hikmah dari peristiwa tersebut dengan meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas pertambangan. “Keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Polda NTB Selidiki Misteri Kematian 3 Penambang Lantung, Olah TKP Digelar
Wabup Sumbawa Datangi Rumah Duka Korban Tambang Lantung, Aktivitas Dihentikan Sementara
Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Longsor, 3 Tewas dan 6 Luka, Ini Nama-Nama Korbannya
Longsor Tambang Rakyat Lawang Tua Lantung Sumbawa, Tiga Pekerja Tewas Tertimbun
Gili Krisis Air, Gubernur NTB Miq Iqbal Minta Maaf kepada Warga dan Wisatawan
Krisis Air Gili Trawangan, Ratusan Tamu Hotel Disebut Check Out Lebih Awal
Gili Krisis Air, Gubernur NTB Miq Iqbal Kejar Diskresi Agar Air Kembali Mengalir
Nyaris Masuk Bui, Sepasang Kekasih Asal Bima di Mataram Pilih Berdamai
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 20:13 WIB

Polda NTB Selidiki Misteri Kematian 3 Penambang Lantung, Olah TKP Digelar

Minggu, 6 September 2026 - 19:17 WIB

Wabup Sumbawa Datangi Rumah Duka Korban Tambang Lantung, Aktivitas Dihentikan Sementara

Minggu, 6 September 2026 - 18:00 WIB

Longsor Tambang Lantung Telan 9 Korban, Pemkab Sumbawa Tegas: Tambang Tanpa Izin Harus Dihentikan

Minggu, 6 September 2026 - 17:49 WIB

Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Longsor, 3 Tewas dan 6 Luka, Ini Nama-Nama Korbannya

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

Longsor Tambang Rakyat Lawang Tua Lantung Sumbawa, Tiga Pekerja Tewas Tertimbun

Berita Terbaru

Tim Kepolisian Saat Melakukan Olah TKP di Lokasi Pertambangan Rakyat Lantung, Kabupaten Sumbawa.

Hukum & Kriminal

Polda NTB Selidiki Misteri Kematian 3 Penambang Lantung, Olah TKP Digelar

Minggu, 6 Sep 2026 - 20:13 WIB