Longsor Tambang Rakyat Lawang Tua Lantung Sumbawa, Tiga Pekerja Tewas Tertimbun

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Melakukan Proses Evakuasi Korban Longsor di Kawasan Tambang Rakyat Lawang Tua, Kecamatan Lantung, Sumbawa.

Petugas Melakukan Proses Evakuasi Korban Longsor di Kawasan Tambang Rakyat Lawang Tua, Kecamatan Lantung, Sumbawa.

SUMBAWAPOST.com|™ Sumbawa-Musibah Longsor menimpa Kawasan Tambang Rakyat Lawang Tua, Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa, Sabtu malam (5/9/2026) sekitar pukul 21.30 Wita. Dinding galian Tiba-tiba Runtuh dan Material Tanah serta batu menimbun sejumlah Pekerja yang sedang berada di Lokasi.

Peristiwa Longsor di Tambang Rakyat Lawang Tua Lantung Sumbawa tersebut langsung memicu Proses Evakuasi. Petugas gabungan bergerak ke Lokasi untuk mencari dan mengevakuasi para Pekerja yang tertimbun Material Longsor.

Proses evakuasi berlangsung hingga dini hari. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa bersama unsur terkait mengerahkan Personel dan Ambulans untuk mempercepat penanganan para Korban.

Dalam musibah Longsor Tambang Rakyat Lawang Tua tersebut, Tiga Pekerja Tambang meninggal Dunia. Ketiganya yakni Syaifullah, warga Desa Pelita, Imansyah, warga Desa Pelita, dan Syarafuddin, warga Desa Mamak.

Dua korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara satu korban lainnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas.

Selain tiga korban meninggal dunia, sejumlah pekerja tambang lainnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Namun, mereka mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan.

Baca Juga :  Ramai Konflik Selebgram Lombok, AMSI NTB ‘Warning’ Media: Tak Semua Layak Dieksploitasi Jadi Berita

Petugas gabungan terus melakukan evakuasi hingga dini hari. Ambulans juga dikerahkan untuk membawa korban yang membutuhkan pertolongan medis.

Pasca-kejadian, aparat Kepolisian melakukan pengamanan di sekitar Lokasi Tambang Rakyat Lawang Tua, Lantung, Sumbawa. Garis polisi dipasang untuk membatasi area kejadian.

Polisi juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti runtuhnya dinding galian yang memicu Longsor.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Tiga Pekerja yang meninggal Dunia.

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, pada Minggu (6/9/2026) melakukan koordinasi dengan sejumlah perangkat daerah serta mengunjungi dan mendampingi keluarga korban.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, kami menyampaikan belasungkawa dan duka yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ujar Wabup.

Menurut beliau, kejadian tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sumbawa, khususnya terkait aspek keselamatan dalam Aktivitas Pertambangan Rakyat.

Pemkab Sumbawa akan melakukan evaluasi bersama Pihak-pihak terkait terhadap kondisi dan Aktivitas Pertambangan Rakyat di Kawasan Lawang Tua. Evaluasi tersebut diharapkan menjadi langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Baca Juga :  Pemohon SKCK di Polresta Mataram Naik 100 Persen Jelang Penerimaan CPNS dan P3K 2024

“Pemerintah daerah akan melakukan evaluasi dan Langkah-langkah pencegahan agar Peristiwa seperti ini tidak kembali terjadi. Keselamatan Masyarakat harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Pemerintah Daerah bersama Instansi terkait melakukan Koordinasi lintas sektor dalam penanganan pascakejadian. Langkah tersebut mencakup memastikan para Korban luka mendapatkan pelayanan Medis serta memberikan dukungan kepada Keluarga Korban meninggal dunia.

Kondisi Lokasi Tambang juga akan diidentifikasi bersama Instansi terkait untuk menentukan langkah yang diperlukan dalam meningkatkan aspek keselamatan di Kawasan Pertambangan Rakyat.

Sementara itu, pihak Kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti Longsor Tambang Rakyat Lawang Tua Lantung Sumbawa. Kondisi lokasi dan berbagai faktor yang kemungkinan berpengaruh terhadap runtuhnya dinding galian menjadi bagian dari pemeriksaan.

Wabup berharap musibah tersebut menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak agar kewaspadaan dan keselamatan lebih diutamakan dalam setiap Aktivitas Pertambangan.

“Keselamatan Masyarakat harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Didukung Gubernur dan Ketua DPRD, Mohan Kalahkan Mori dalam Perebutan Ketua KONI NTB
Mohan Roliskana Terpilih Jadi Ketua KONI NTB 2026-2030
PON 2028 Makin Dekat, Miq Iqbal Desak KONI NTB Akhiri Perbedaan
Polisi Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Bima, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Buka Suara
Kekeringan Melanda, Gubernur Miq Iqbal Ajak Warga NTB Perbanyak Istighfar dan Selawat
Kementan Dorong Hilirisasi Peternakan di UNRAM, Potensi Lokal Diminta Jadi Sumber Nilai Tambah
Polisi Turun Tangan Perbaiki Jalan Provinsi di Bima, Tak Tega Lihat Warga Terus Berjatuhan
Miq Iqbal Bosan Lihat UMKM Itu-Itu Saja, Pembinaan di NTB Diminta Lebih Inovatif
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Didukung Gubernur dan Ketua DPRD, Mohan Kalahkan Mori dalam Perebutan Ketua KONI NTB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Mohan Roliskana Terpilih Jadi Ketua KONI NTB 2026-2030

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:55 WIB

PON 2028 Makin Dekat, Miq Iqbal Desak KONI NTB Akhiri Perbedaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Polisi Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Bima, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Buka Suara

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:26 WIB

Kekeringan Melanda, Gubernur Miq Iqbal Ajak Warga NTB Perbanyak Istighfar dan Selawat

Berita Terbaru

Mohan Roliskana Terpilih Sebagai Ketua Umum KONI NTB Periode 2026-2030 Dalam Musprovlub KONI NTB di Mataram, Selasa (13/10/2026).

Olahraga

Mohan Roliskana Terpilih Jadi Ketua KONI NTB 2026-2030

Selasa, 13 Okt 2026 - 18:20 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Saat Membuka Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa KONI NTB 2026.

Olahraga

PON 2028 Makin Dekat, Miq Iqbal Desak KONI NTB Akhiri Perbedaan

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:55 WIB