Polda NTB Selidiki Misteri Kematian 3 Penambang Lantung, Olah TKP Digelar

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026 - 20:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Kepolisian Saat Melakukan Olah TKP di Lokasi Pertambangan Rakyat Lantung, Kabupaten Sumbawa.

Tim Kepolisian Saat Melakukan Olah TKP di Lokasi Pertambangan Rakyat Lantung, Kabupaten Sumbawa.

SUMBAWAPOST.com |™ Sumbawa- Kematian Tiga Warga yang diduga merupakan Pekerja atau Penambang Lawang Tua, di Wilayah Desa Lantung, Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa, kini masuk dalam penyelidikan Kepolisian. Polda NTB turun tangan untuk Mengungkap rangkaian Peristiwa yang Menyebabkan Ketiganya Kehilangan Nyawa.

Langkah awal Penyelidikan dilakukan dengan menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kejadian. Polisi mengumpulkan Informasi, memeriksa Kondisi Lokasi, mengamankan Barang Bukti, serta menggali Keterangan dari sejumlah saksi.

Olah TKP menjadi bagian penting untuk mencari petunjuk mengenai apa yang sebenarnya terjadi di Lokasi Pertambangan tersebut. Petugas juga melakukan Dokumentasi dan Pemeriksaan terhadap sejumlah benda yang dinilai berkaitan dengan Peristiwa tersebut.

Tak hanya itu, pemeriksaan turut diarahkan pada area yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan. Dari lokasi tersebut, Polisi berupaya mendapatkan Gambaran yang lebih jelas mengenai rangkaian kejadian hingga mengakibatkan Tiga Warga Meninggal Dunia.

Kapolda NTB IJP Kalingga Rendra Raharja, melalui Dir Reskrimsus KBP Ade Zamrah, menyampaikan bahwa Penyelidikan masih berlangsung. Polisi terus mengumpulkan berbagai Informasi untuk memastikan penyebab dan Kronologi meninggalnya para Korban.

“Polisi telah melaksanakan olah TKP dan melakukan Langkah-langkah Penyelidikan, termasuk mengumpulkan keterangan Saksi serta mengamankan Barang Bukti yang berkaitan dengan Peristiwa tersebut. Untuk penyebab pasti meninggalnya Korban masih dalam Proses pendalaman,” jelasnya.

Baca Juga :  Pengedar Sabu di Wilayah Sandubaya Dibekuk Polresta Mataram

Hingga saat ini, Kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti Kematian ke-Tiga Korban. Fakta dan temuan yang diperoleh di Lapangan masih didalami untuk memastikan seluruh rangkaian Peristiwa.

Kepolisian juga membuka kemungkinan Proses Hukum apabila dalam Penyelidikan ditemukan adanya dugaan tindak pidana. Penanganannya akan dilakukan sesuai dengan ketentuan Hukum yang berlaku.

Di tengah proses Penyelidikan, kepolisian meminta masyarakat tidak terburu-buru menyebarkan Informasi yang belum terverifikasi. Polisi mengajak masyarakat ikut membantu Penyelidikan dengan menyampaikan Informasi yang benar apabila mengetahui fakta terkait kejadian tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan Informasi kepada petugas apabila mengetahui adanya fakta yang berkaitan dengan kejadian tersebut,” pungkasnya.

Peristiwa di Lantung juga menjadi perhatian Kepolisian dalam upaya Penertiban Aktivitas Pertambangan Tampa Izin di Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB)

Sebelumnya, Tim dari Polda NTB telah memasang spanduk atau Plang larangan Menambang di sejumlah Lokasi Penambangan Tampa Izin, salah satunya di wilayah Prabu, Lombok Tengah. Penertiban tersebut akan terus dilakukan di lokasi lain di seluruh Provinsi NTB.

Langkah tersebut bertujuan menertibkan aktivitas penambangan ilegal yang masih ditemukan di sejumlah wilayah NTB. Bersamaan dengan itu, kepolisian mendorong Pemerintah daerah agar segera menerbitkan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) yang telah diajukan oleh sejumlah Koperasi.

Baca Juga :  Anggaran Rehab GOR Turide Mataram untuk PON 2028 Dinolkan DPR RI, Mori Hanafi: Sudah Dinolkan

Kepolisian juga mendorong percepatan pengesahan IPERA agar Koperasi yang telah mengantongi IPR dapat menjalankan aktivitas pertambangan secara optimal sesuai ketentuan.

Dengan adanya Legalitas dan perizinan, aktivitas pertambangan diharapkan dapat berlangsung lebih tertib dan memperhatikan aspek keselamatan. Legalitas juga diharapkan memberikan kepastian bagi masyarakat dan para penambang dalam menjalankan aktivitasnya.

Wabup H. Ansori Menyampaikan Belasungkawa setinggi-tingginya kepada keluarga para korban. Ia memahami bahwa aktivitas penambangan tersebut dilakukan Warga demi memperjuangkan nafkah keluarga. Namun, ia menekankan pentingnya keselamatan kerja agar musibah serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Saya memahami betul ini adalah upaya masyarakat dalam mengais rezeki demi keluarga. Namun, aspek keselamatan kerja jangan pernah diabaikan. Kita tidak ingin musibah tragis seperti ini kembali terjadi,” ujarnya.

Guna memastikan masa depan keluarga yang ditinggalkan, Pemkab Sumbawa bergerak cepat. H. Ansori langsung menginstruksikan dinas terkait untuk mengupayakan Bantuan Beasiswa Pendidikan bagi Anak-anak Korban yang ditinggalkan.

Menyikapi musibah ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa secara resmi meminta agar seluruh aktivitas Pertambangan Rakyat di kawasan Lantung dihentikan sementara guna mengantisipasi bahaya susulan dan Evaluasi keselamatan.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Didukung Gubernur dan Ketua DPRD, Mohan Kalahkan Mori dalam Perebutan Ketua KONI NTB
Mohan Roliskana Terpilih Jadi Ketua KONI NTB 2026-2030
PON 2028 Makin Dekat, Miq Iqbal Desak KONI NTB Akhiri Perbedaan
Polisi Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Bima, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Buka Suara
Kekeringan Melanda, Gubernur Miq Iqbal Ajak Warga NTB Perbanyak Istighfar dan Selawat
Kementan Dorong Hilirisasi Peternakan di UNRAM, Potensi Lokal Diminta Jadi Sumber Nilai Tambah
Polisi Turun Tangan Perbaiki Jalan Provinsi di Bima, Tak Tega Lihat Warga Terus Berjatuhan
Miq Iqbal Bosan Lihat UMKM Itu-Itu Saja, Pembinaan di NTB Diminta Lebih Inovatif
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Didukung Gubernur dan Ketua DPRD, Mohan Kalahkan Mori dalam Perebutan Ketua KONI NTB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Mohan Roliskana Terpilih Jadi Ketua KONI NTB 2026-2030

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:55 WIB

PON 2028 Makin Dekat, Miq Iqbal Desak KONI NTB Akhiri Perbedaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Polisi Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Bima, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Buka Suara

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:26 WIB

Kekeringan Melanda, Gubernur Miq Iqbal Ajak Warga NTB Perbanyak Istighfar dan Selawat

Berita Terbaru

Mohan Roliskana Terpilih Sebagai Ketua Umum KONI NTB Periode 2026-2030 Dalam Musprovlub KONI NTB di Mataram, Selasa (13/10/2026).

Olahraga

Mohan Roliskana Terpilih Jadi Ketua KONI NTB 2026-2030

Selasa, 13 Okt 2026 - 18:20 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Saat Membuka Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa KONI NTB 2026.

Olahraga

PON 2028 Makin Dekat, Miq Iqbal Desak KONI NTB Akhiri Perbedaan

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:55 WIB