SUMBAWAPOST.com|™ Mataram-Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Garda Wanita (Garnita) Malahayati NasDem Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026 berlangsung dengan cara berbeda.
Alih-alih hanya menggelar Perayaan Seremonial, sayap Perempuan Partai NasDem tersebut memilih turun langsung menyentuh kebutuhan dasar Siswa melalui aksi Sosial di Sektor Pendidikan.
Mengusung gerakan GARNITA PEDULI, Garnita Malahayati NasDem NTB melakukan Restorasi dan Perbaikan fasilitas Kakus atau toilet Sekolah di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat.
Gerakan ini menyasar fasilitas sanitasi Sekolah yang kondisinya membutuhkan perhatian dan perbaikan, sehingga dapat digunakan Siswa dengan lebih layak, Bersih, dan Sehat.
Ketua DPW Garnita Malahayati NasDem NTB, Ir. Sri Wahyuni, mengatakan Program Restorasi Kakus Sekolah difokuskan pada fasilitas dasar bagi Siswa dan Siswi.
“Untuk tahap awal, gerakan tersebut menyasar tiga sekolah lintas Kabupaten/Kota, yakni SMP Negeri 23 Mataram di Kecamatan Selaparang, SDN 108 Pajang Mataram, serta SDN 1 Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat,” kata Sri Wahyuni, dalam keterangan yang diterima media ini, Kamis (3/9/2026).
“Sanitasi menjadi salah satu fondasi penting bagi kesehatan anak selama menjalani proses Pendidikan,” sambungnya.
Melalui momentum HUT ke-15 tersebut, Garnita Malahayati NasDem NTB turun langsung melakukan pembenahan. Mulai dari membersihkan fasilitas kloset, mengecat ulang toilet agar kembali bersih dan higienis, hingga mengganti pintu MCK sekolah yang sudah lapuk.
Tak hanya itu, Garnita juga melakukan pengadaan berbagai peralatan MCK untuk menunjang kebutuhan sanitasi Siswa di Sekolah.
Sri Wahyuni mengatakan, toilet atau kakus yang sebelumnya tidak digunakan turut difungsikan kembali. Langkah tersebut dilakukan karena jumlah kakus yang tersedia masih kurang dan belum sebanding dengan jumlah murid.
“Hal itu dilakukan agar siswa-siswi dapat belajar dengan nyaman sekaligus terhindar dari penyakit,” ujarnya.
Dari aksi sosial tersebut, sebanyak 11 kakus sekolah berhasil direstorasi di tiga Sekolah yang menjadi sasaran awal Program.
Pelaksanaan Restorasi Kakus Sekolah diawali dengan survei lokasi untuk melihat langsung kondisi fasilitas sanitasi di masing-masing sekolah. Setelah proses survei, pengerjaan restorasi berlangsung kurang lebih selama 15 hari.
Bagi Garnita Malahayati NasDem NTB, program tersebut menjadi bagian dari aksi sosial yang diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung bagi siswa maupun lingkungan sekolah.
Dengan demikian, peringatan HUT ke-15 Garnita Malahayati NasDem NTB tidak berhenti pada perayaan semata. Momentum tersebut justru diisi dengan aksi nyata melalui pembenahan fasilitas sanitasi yang menjadi salah satu kebutuhan dasar Siswa di Sekolah.
Tak sekadar tiup lilin, Garnita NasDem NTB memilih meninggalkan jejak perayaan HUT ke-15 melalui 11 kakus sekolah yang kini kembali dibenahi dan difungsikan.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










