Dompet NTB Diprediksi Makin Tebal, Wagub Umi Dinda Ungkap Prioritas APBD 2027

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri menyampaikan pidato pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB di Ruang Rapat Tambora, Kantor Gubernur NTB, Mataram, Selasa (14/7).

Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri menyampaikan pidato pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB di Ruang Rapat Tambora, Kantor Gubernur NTB, Mataram, Selasa (14/7).

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai menyusun arah pembangunan dan kebijakan Fiskal Tahun Anggaran 2027 dengan optimisme terhadap kondisi Keuangan Daerah yang diproyeksikan semakin kuat dan Tebal.

Penguatan kapasitas fiskal tersebut diharapkan menjadi fondasi percepatan berbagai Program Prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan Masyarakat.

Komitmen itu ditandai dengan penyerahan dokumen Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027 oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, kepada DPRD Provinsi NTB dalam Rapat Paripurna di Ruang Rapat Tambora, Kantor Gubernur NTB, Mataram, Selasa (14/7/2026).

Mewakili Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Wakil Gubernur yang akrab disapa Umi Dinda menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen Masyarakat yang telah menjaga stabilitas daerah sehingga berbagai agenda pembangunan dapat berjalan dengan baik.

Dalam paparannya, Umi Dinda menegaskan Pemerintah Provinsi NTB terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan Daerah.

Salah satu capaian strategis yang disoroti adalah peresmian Bendungan Meninting oleh Presiden RI sebagai bagian dari lima bendungan strategis Nasional.

Baca Juga :  MTQ XXXI NTB 2026 Resmi Dibuka, Lombok Tengah Usulkan Dana Bersama Rp10 Miliar untuk Syiar Al-Qur'an

“Beberapa hari lalu, tepatnya pada 10 juli 2026, alhamdulillah, Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, telah hadir langsung guna meresmikan Bendungan Meninting Lombok Barat, yang menjadi satu kesatuan rangkaian peresmian 5 (lima) bendungan di NTB, Jawa Tengah, Bali, dan Aceh. Dengan peresmian bendungan ini, akan semakin memperkokoh posisi NTB, sebagai salah satu penyangga ketahanan pangan Nasional sekaligus akan semakin memperkuat sektor ketahanan Pangan, ketahanan Air dan ketahanan Energi Nasional,” kata Wakil Gubernur.

Selain pembangunan infrastruktur, Pemerintah Provinsi NTB juga menilai sektor Sport Tourism terus menjadi motor penggerak Ekonomi Daerah. Kesuksesan penyelenggaraan Pocari Sweat Run 2026 yang kembali menghadirkan ribuan peserta dinilai memberi dampak Ekonomi langsung bagi Masyarakat.

Tak hanya itu, rangkaian agenda olahraga sepanjang 2026 mulai dari MotoGP Mandalika, Porprov XII NTB, hingga persiapan menjadi tuan rumah PON XXII Tahun 2028 dipandang sebagai strategi memperkuat daya saing Daerah.

Baca Juga :  Diduga Beton Abal-Abal Proyek Bintang Bano dan Pantai Gelora, Koalisi NTB Secara Resmi Laporkan Dugaan Korupsi Rp43 M ke KPK

Dalam penyusunan APBD 2027, Pemprov NTB menetapkan tema pembangunan yang berfokus pada percepatan pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan dan Energi, pengembangan ekosistem Industri agromaritim, serta pembangunan Destinasi Pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Dengan tema Akselerasi Pengentasan Kemiskinan, Ketahanan Pangan dan Energi, Penyiapan Ekosistem Industri Agromaritim serta Pembangunan Destinasi Pariwisata Berkualitas Berkelanjutan. Tema ini mencerminkan arah pembangunan Nusa Tenggara Barat yang berfokus pada program dan kegiatan yang bersentuh langsung dengan masyarakat dengan harapan besar, bahwa hal tersebut akan memberi dampak yang akan dirasakan manfaatnya secara langsung oleh setiap lapisan masyarakat baik jangka pendek maupun secara berkelanjutan,” papar Wakil Gubernur.

Meski kapasitas fiskal diproyeksikan meningkat, Pemprov NTB menegaskan pengelolaan anggaran tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, efektivitas, efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi agar setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi Masyarakat.

Wakil Gubernur berharap pembahasan bersama DPRD dapat menghasilkan kesepakatan KUA-PPAS tepat waktu sebagai dasar penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2027.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

PWI NTB Dukung Sukses Porprov 2026, Ajak Atlet Ukir Prestasi Menuju PON 2028
Bawaslu NTB Gandeng Hanura Perkuat Konsolidasi Demokrasi, Soroti Pemutakhiran Data Partai Menuju Pemilu 2029
Bawaslu NTB Gandeng DPW PPP Evaluasi Pemilu 2024, Matangkan Persiapan Menuju Pemilu 2029
Postur APBD NTB 2027 Diproyeksikan Tembus Rp6,2 Triliun, DPRD Soroti Retribusi Gili dan TPP ASN
KPU NTB Soroti Politik Uang dan Politik Identitas, Partai Diminta Rutin Perbarui Data SIPOL
KPU NTB Puji Terobosan KPU Lombok Timur, Pendidikan Demokrasi Pertama di Indonesia Masuk Madrasah Aliyah
Gubernur Iqbal Ubah Arah Pariwisata NTB, Fokus pada Quality Tourism
Empat Program Unggulan FESyar KTI 2026 Disiapkan Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:59 WIB

PWI NTB Dukung Sukses Porprov 2026, Ajak Atlet Ukir Prestasi Menuju PON 2028

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:08 WIB

Bawaslu NTB Gandeng Hanura Perkuat Konsolidasi Demokrasi, Soroti Pemutakhiran Data Partai Menuju Pemilu 2029

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:58 WIB

Bawaslu NTB Gandeng DPW PPP Evaluasi Pemilu 2024, Matangkan Persiapan Menuju Pemilu 2029

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:35 WIB

Postur APBD NTB 2027 Diproyeksikan Tembus Rp6,2 Triliun, DPRD Soroti Retribusi Gili dan TPP ASN

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:01 WIB

Dompet NTB Diprediksi Makin Tebal, Wagub Umi Dinda Ungkap Prioritas APBD 2027

Berita Terbaru