SUMBAWAPOST.com | Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai menyusun arah pembangunan dan kebijakan Fiskal Tahun Anggaran 2027 dengan optimisme terhadap kondisi Keuangan Daerah yang diproyeksikan semakin kuat dan Tebal.
Penguatan kapasitas fiskal tersebut diharapkan menjadi fondasi percepatan berbagai Program Prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan Masyarakat.
Komitmen itu ditandai dengan penyerahan dokumen Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027 oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, kepada DPRD Provinsi NTB dalam Rapat Paripurna di Ruang Rapat Tambora, Kantor Gubernur NTB, Mataram, Selasa (14/7/2026).
Mewakili Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Wakil Gubernur yang akrab disapa Umi Dinda menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen Masyarakat yang telah menjaga stabilitas daerah sehingga berbagai agenda pembangunan dapat berjalan dengan baik.
Dalam paparannya, Umi Dinda menegaskan Pemerintah Provinsi NTB terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan Daerah.
Salah satu capaian strategis yang disoroti adalah peresmian Bendungan Meninting oleh Presiden RI sebagai bagian dari lima bendungan strategis Nasional.
“Beberapa hari lalu, tepatnya pada 10 juli 2026, alhamdulillah, Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, telah hadir langsung guna meresmikan Bendungan Meninting Lombok Barat, yang menjadi satu kesatuan rangkaian peresmian 5 (lima) bendungan di NTB, Jawa Tengah, Bali, dan Aceh. Dengan peresmian bendungan ini, akan semakin memperkokoh posisi NTB, sebagai salah satu penyangga ketahanan pangan Nasional sekaligus akan semakin memperkuat sektor ketahanan Pangan, ketahanan Air dan ketahanan Energi Nasional,” kata Wakil Gubernur.
Selain pembangunan infrastruktur, Pemerintah Provinsi NTB juga menilai sektor Sport Tourism terus menjadi motor penggerak Ekonomi Daerah. Kesuksesan penyelenggaraan Pocari Sweat Run 2026 yang kembali menghadirkan ribuan peserta dinilai memberi dampak Ekonomi langsung bagi Masyarakat.
Tak hanya itu, rangkaian agenda olahraga sepanjang 2026 mulai dari MotoGP Mandalika, Porprov XII NTB, hingga persiapan menjadi tuan rumah PON XXII Tahun 2028 dipandang sebagai strategi memperkuat daya saing Daerah.
Dalam penyusunan APBD 2027, Pemprov NTB menetapkan tema pembangunan yang berfokus pada percepatan pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan dan Energi, pengembangan ekosistem Industri agromaritim, serta pembangunan Destinasi Pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.
“Dengan tema Akselerasi Pengentasan Kemiskinan, Ketahanan Pangan dan Energi, Penyiapan Ekosistem Industri Agromaritim serta Pembangunan Destinasi Pariwisata Berkualitas Berkelanjutan. Tema ini mencerminkan arah pembangunan Nusa Tenggara Barat yang berfokus pada program dan kegiatan yang bersentuh langsung dengan masyarakat dengan harapan besar, bahwa hal tersebut akan memberi dampak yang akan dirasakan manfaatnya secara langsung oleh setiap lapisan masyarakat baik jangka pendek maupun secara berkelanjutan,” papar Wakil Gubernur.
Meski kapasitas fiskal diproyeksikan meningkat, Pemprov NTB menegaskan pengelolaan anggaran tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, efektivitas, efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi agar setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi Masyarakat.
Wakil Gubernur berharap pembahasan bersama DPRD dapat menghasilkan kesepakatan KUA-PPAS tepat waktu sebagai dasar penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2027.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










