KPU NTB Soroti Politik Uang dan Politik Identitas, Partai Diminta Rutin Perbarui Data SIPOL

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota KPU Provinsi NTB Mastur menyampaikan materi tentang pendidikan politik, politik uang, politik identitas, dan pentingnya pembaruan data partai politik melalui SIPOL dalam kegiatan Seminar Generasi Demokrasi di Lombok Timur.

Anggota KPU Provinsi NTB Mastur menyampaikan materi tentang pendidikan politik, politik uang, politik identitas, dan pentingnya pembaruan data partai politik melalui SIPOL dalam kegiatan Seminar Generasi Demokrasi di Lombok Timur.

SUMBAWAPOST.com |™ Lombok Timur-  Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Mastur, menyoroti masih mengemukanya praktik politik uang dan politik identitas yang menjadi tantangan serius dalam setiap kontestasi politik di Indonesia.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alasan penting bagi KPU untuk terus memperkuat pendidikan politik kepada masyarakat, khususnya kalangan pemilih pemula.

Selain itu, Mastur mengingatkan seluruh partai politik agar secara berkelanjutan memperbarui data kepengurusan dan keanggotaan melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) sebagai bagian dari kesiapan menghadapi tahapan pemilu berikutnya.

Baca Juga :  Tantangan untuk Dewan NTB: Hadiri Mediasi atau Abaikan Keadilan?

“Hal ini untuk memudahkan partai politik dan penyelenggara menghadapi pemilu mendatang,” tutup Anggota KPU Provinsi NTB, Mastur. Dalam keterangan yang diterima media ini. Selasa (14/7/2026).

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur, H. Shulhi, menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi Modul Generasi Demokrasi yang telah selesai disusun.

Menurutnya, program tersebut memiliki keterkaitan erat dengan program prioritas Kementerian Agama yang tertuang dalam Kurikulum Cinta dan akan diterapkan bagi siswa Madrasah Aliyah, khususnya kelas XII, melalui mata pelajaran kokurikuler.

Baca Juga :  NTB Dorong Pariwisata Berkualitas dan Lestari, Poltekpar: Perubahan Bisa Dimulai dari Satu Orang

“Program ini diperuntukkan bagi siswa Madrasah Aliyah, khususnya kelas XII, melalui mata pelajaran kokurikuler. Kami berharap anak-anak memiliki kesadaran demokrasi, rasa kasih sayang terhadap sesama, serta mampu melahirkan calon-calon pemimpin yang berkualitas, bermartabat, dan berakhlakul karimah,” tutup Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur, H. Shulhi.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
3.000 Orang Berebut Jadi Volunteer MotoGP Mandalika 2026, MGPA Hanya Ambil 2.500
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:45 WIB

KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian

Berita Terbaru