SUMBAWAPOST.com | Kota Bima- Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Anggota DPRD Provinsi NTB, H. M. Aminurlah atau yang akrab disapa Aji Maman. Tak sekadar menyalurkan bantuan, ia turun langsung menyentuh realitas kehidupan warga, bahkan mendatangi rumah tidak layak huni di Kota Bima.
Dalam aksi sosialnya, Aji Maman menyalurkan lebih dari 2.000 paket sembako kepada warga di Kota dan Kabupaten Bima. Kegiatan tersebut mulai dilaksanakan pada Rabu (25/3/ 2026), dengan dua titik awal di Kelurahan Paruga dan Kelurahan Santi.
Bantuan kebutuhan pokok itu menjadi harapan di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat.
Aji Maman menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari nazar pribadinya untuk terus berbagi, terutama menjelang musim tanam yang menjadi momentum penting bagi warga.
“Ini kegiatan nazar kami untuk membantu warga di tengah kondisi masyarakat yang sedang menjemput musim tanam,” ujarnya.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga menegaskan, kegiatan sosial semacam ini bukan yang pertama. Ia menyebut aksi berbagi telah menjadi agenda rutin setiap tahun sebagai bentuk komitmen nyata kepada masyarakat.
Tak hanya sehari, pembagian sembako ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dengan total distribusi lebih dari 2.000 paket yang menyasar berbagai wilayah di Kota dan Kabupaten Bima.“Semoga bantuan ini bisa membantu kebutuhan warga dan menjadi motivasi untuk tetap semangat dalam menjalani musim tanam,” harapnya.
Namun, kunjungan tersebut tidak berhenti pada pembagian bantuan. Momen itu berubah menjadi pengalaman emosional ketika Aji Maman menyaksikan langsung potret kemiskinan yang masih nyata.
Di tengah geliat pembangunan, masih ada warga yang bertahan hidup dalam kondisi yang jauh dari kata layak.
Pemandangan itu terlihat di Lingkungan Sigi RT 10 RW 03, Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat. Di sana, pasangan suami-istri Siti Mariam dan Jaharudin menjalani kehidupan dalam rumah yang memprihatinkan.
Dinding yang rapuh, kondisi bangunan yang tidak layak huni, serta keterbatasan ekonomi menjadi gambaran nyata yang tak bisa dibantah.
Bagi Aji Maman, ini bukan sekadar cerita, melainkan kenyataan pahit yang harus segera ditangani.
Tanpa banyak protokoler, ia langsung mendatangi keluarga tersebut. Bantuan diserahkan secara langsung, sekaligus memastikan adanya langkah lanjutan untuk memperbaiki rumah agar lebih layak huni. “Semoga pertemuan dan kunjungan ini memberikan manfaat dan Berkah bagi kita semuanya,” kata mantan pimpinan DPRD Kabupaten Bima itu, saat di Paruga Kota Bima.
Aksi kemanusiaan pun berlanjut ke Kelurahan Santi, menunjukkan bahwa kepedulian tidak cukup hanya disuarakan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
Bagi warga, kehadiran Aji Maman bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan membawa harapan baru. Salah seorang warga menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas bantuan yang diberikan.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti, terutama bagi masyarakat yang tengah berjuang di tengah keterbatasan ekonomi.
Kunjungan ini menjadi refleksi bahwa kemiskinan bukan sekadar angka statistik dalam laporan. Ia adalah realitas yang hidup di tengah masyarakat.
Masih adanya warga yang tinggal di rumah tidak layak huni menjadi pengingat bahwa upaya pengentasan kemiskinan membutuhkan perhatian serius dan tindakan nyata dari semua pihak.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










