SUMBAWAPOST.com | Lombok Timur- Seorang remaja berinisial ME (16) harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah nekat mencopet handphone (HP) milik warga di Desa Montong Beter, Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur, Selasa (3/3/2026) malam.
Aksi pencopetan tersebut terjadi saat korban sedang duduk santai di pinggir jalan sambil memainkan ponselnya. Tanpa diduga, pelaku datang bersama seorang rekannya dan mencoba merampas HP milik korban.
Kapolsek Sakra Barat, Muhammad Anhar, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut berlangsung cepat dan membuat korban terkejut.
“Korban sedang asyik main HP di pinggir jalan, kemudian terduga pelaku yang ditemani oleh seorang rekannya mencoba merampas HP milik korban,” terang Anhar, dalam keterangan yang diterima media ini, Sabtu (4/3/2026) malam.
Usai merampas ponsel korban, pelaku langsung berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor. Namun korban segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Teriakan tersebut membuat warga berdatangan dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku. “Satu pelaku berhasil diamankan oleh warga, sementara satu pelaku lainnya berhasil kabur menggunakan sepeda motor,” terang Anhar.
Situasi di lokasi sempat memanas. Warga yang berhasil menangkap ME sempat meluapkan emosi dan menghakimi pelaku.
Beruntung, aparat kepolisian segera tiba di lokasi sehingga pelaku berhasil diamankan dari amukan massa dan langsung dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Nekat Demi Baju Lebaran Pacar
Dari hasil interogasi sementara, terungkap motif pelaku melakukan pencopetan tersebut. “Hasil interogasi sementara, terduga pelaku nekat mencopet HP milik korban lantaran akan menggunakan uang hasil penjualannya untuk membelikan baju lebaran pacarnya,” jelas Anhar.
Saat ini ME telah diamankan di Mapolsek Sakra Barat dan dijerat dengan pasal tindak pidana pencurian.
Sementara itu, polisi masih memburu satu pelaku lain yang berhasil melarikan diri dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
“Satu pelaku sudah diamankan, sedangkan yang kabur identitasnya sudah diketahui dan sedang dalam pengejaran,” tegas Anhar.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap aksi kriminalitas, terutama menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, ketika aktivitas masyarakat meningkat.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










