Lombok Timur | SUMBAWAPOST.com-Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, blak-blakan menyebut Kabupaten Lombok Timur sebagai penentu masa depan ekonomi dan pendidikan NTB. Dengan jumlah penduduk hampir 1,5 juta jiwa atau sekitar seperempat dari total 5,7 juta penduduk NTB, Lombok Timur dinilai memegang peran strategis dalam arah pembangunan daerah.
Penegasan itu disampaikan Gubernur Iqbal saat Safari Ramadhan di Masjid Al-Muttaqin, Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (27/02).
Menurut Gubernur Iqbal, kekuatan Lombok Timur terletak pada potensi sumber daya alam dan jumlah penduduk produktif yang besar. Daerah ini dianugerahi bentang alam lengkap, mulai dari kawasan pegunungan hingga pesisir, dengan potensi pertanian dan perikanan yang melimpah. Dalam 4-5 tahun ke depan, potensi tersebut akan dikembangkan secara terarah agar Lombok Timur tidak hanya dikenal luas, tetapi juga mengalami kemajuan dan peningkatan kesejahteraan yang signifikan.
“Jika sebagian besar masyarakat Lombok Timur produktif dan kuat secara ekonomi, maka pendapatan daerah dan Provinsi juga akan meningkat secara signifikan”, ujar Gubernur Iqbal.
Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Lombok Timur dan NTB, perbaikan infrastruktur menjadi prioritas utama sejak awal masa pembangunan. Salah satu capaian penting adalah perbaikan ruas jalan strategis yang telah 11 tahun tidak tersentuh dan akhirnya diperbaiki pada 2025. Infrastruktur yang memadai disebut sebagai pondasi dalam mengoptimalkan seluruh potensi daerah.
Selain ekonomi, Gubernur Iqbal menekankan pentingnya penguatan sektor pendidikan di Lombok Timur. Pembangunan sekolah terus digencarkan, termasuk sekolah keagamaan dan vokasi. Lombok Timur tercatat sebagai salah satu daerah dengan jumlah lembaga pendidikan terbanyak di Provinsi NTB.
Pemerintah Provinsi NTB juga mengembangkan program Kampung Nelayan untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan. Kampung Nelayan pertama telah berjalan di Ekas, Lombok Timur. Ke depan, direncanakan pengusulan hingga 40 kampung nelayan baru dengan porsi signifikan berada di Lombok Timur.
Gubernur Iqbal turut menyoroti perkembangan Sekolah Rakyat yang kini berjalan di Lombok Timur, Lombok Barat, dan Sumbawa. Meski masih bersifat temporer, program ini dinilai telah membawa perubahan nyata, terutama bagi anak-anak dari keluarga sangat miskin dan kategori kemiskinan ekstrem.
Di Lombok Timur, Sekolah Rakyat menampung anak-anak yang sebagian bahkan belum pernah mengenyam pendidikan formal. Setelah mengikuti proses pembelajaran, terlihat perubahan signifikan pada sikap, semangat, serta kepercayaan diri mereka.
“Ini bukti bahwa pendidikan dengan pendekatan yang tepat mampu mengubah masa depan anak-anak kita”, tegas Gubernur Iqbal.
Ke depan, penguatan pendidikan NTB tidak hanya difokuskan pada kurikulum, tetapi juga pada teknik dan metode pembelajaran yang lebih humanis dan berbasis karakter. Pengembangan sumber daya manusia menjadi tanggung jawab bersama sekaligus ruang inovasi bagi setiap sekolah.
Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota kini tengah menata sistem pendidikan yang lebih inklusif. Program rehabilitasi dan digitalisasi sekolah serta Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak lagi membedakan sekolah negeri dan swasta, selama memenuhi persyaratan administrasi dan aktif menyelenggarakan pendidikan.
Pengembangan konten lokal berbasis karakter dan budaya daerah juga menjadi perhatian penting guna memperkuat identitas serta menyesuaikan pembelajaran dengan realitas sosial masyarakat Lombok Timur dan NTB secara umum.
Saat ini, pemerintah tengah menyusun Dewan Pendidikan sebagai bagian dari penguatan tata kelola pendidikan di Provinsi NTB. Dengan dukungan Pemerintah Pusat, koordinasi lintas daerah yang solid, serta potensi besar Lombok Timur, NTB optimistis mampu mewujudkan masyarakat yang maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi.
“Kita ingin pendidikan di NTB berjalan tanpa diskriminasi, berbasis karakter lokal, dan dikelola dengan tata kelola yang kuat. Dengan sinergi semua pihak, insya Allah NTB akan semakin maju dan kompetitif”, tutup Gubernur Iqbal.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, serta Kepala OPD Pemerintah Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Timur terkait.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










