Bank NTB Syariah Rayakan Milad ke-67 Sumbawa dengan Nursery Farm, Dorong Ekonomi Hijau dan Ketahanan Pangan

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses penyaluran bibit pohon produktif kepada masyarakat sebagai bagian dari program Sumbawa Hijau Lestari dan komitmen pembangunan lingkungan berkelanjutan.

Proses penyaluran bibit pohon produktif kepada masyarakat sebagai bagian dari program Sumbawa Hijau Lestari dan komitmen pembangunan lingkungan berkelanjutan.

SUMBAWAPOST.com|Sumbawa- Menjelang puncak perayaan Hari Jadi (Milad) Kabupaten Sumbawa ke-67 yang diperingati pada Rabu, 22 Januari 2026, PT Bank NTB Syariah menghadirkan kado istimewa bagi masyarakat. Bukan sekadar simbol seremonial, bank daerah berbasis syariah ini menyerahkan fasilitas Nursery Farm (Kebun Bibit) sebagai investasi jangka panjang bagi kelestarian lingkungan sekaligus penguatan ekonomi masyarakat Sumbawa.

Di saat perayaan ulang tahun daerah kerap identik dengan kegiatan serba sesaat, Bank NTB Syariah memilih menghadirkan hadiah yang manfaatnya terus tumbuh dan berkelanjutan. Nursery Farm tersebut dirancang sebagai pusat pembibitan sekaligus jantung program Sumbawa Hijau Lestari. Dengan kapasitas ribuan bibit, fasilitas ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya pohon-pohon produktif yang kelak menghijaukan perbukitan, memulihkan lahan kritis, hingga memperindah pekarangan warga di berbagai wilayah Sumbawa.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menegaskan bahwa kado milad ini merupakan wujud nyata komitmen bank dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah.

Baca Juga :  Gubernur NTB Ajak Koperasi Tinggalkan Dualisme, Saatnya Bertransformasi Jadi Badan Usaha Modern

“Kami ingin memberikan kado yang manfaatnya tidak berhenti di hari perayaan. Nursery Farm ini adalah simbol doa dan ikhtiar kami agar Sumbawa terus tumbuh subur, semakin tangguh menghadapi tantangan lingkungan, dan masyarakatnya kian sejahtera dari hasil alam yang lestari,” ujar Nazaruddin.

Sebagai lembaga keuangan berbasis syariah, Bank NTB Syariah memandang pelestarian lingkungan sebagai bagian dari ibadah sekaligus tanggung jawab sosial. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan sekitar 2.000 bibit pohon produktif, di antaranya kelengkeng, nangka, alpukat, dan matoa.

Selain bernilai ekologis, bibit-bibit ini juga memiliki potensi ekonomi yang besar bagi masyarakat, terutama dalam jangka menengah dan panjang.

Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, menyambut hangat kontribusi tersebut. Ia menilai keberadaan kebun bibit memiliki peran strategis dalam mendukung kebutuhan petani lokal, khususnya menghadapi periode tanam 2025-2026.

Baca Juga :  Wamen PKP Fahri Hamzah Tancap Gas, Revitalisasi Rusunawa Bima dan Maluk Sumbawa Barat Siap Dibangun

“Kami sangat mengapresiasi langkah Bank NTB Syariah. Kebun bibit ini menjawab kebutuhan petani akan bibit berkualitas, sekaligus mengurangi ketergantungan Sumbawa terhadap pasokan bibit dari luar daerah,” kata Bupati Syarafuddin Jarot.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kemandirian pembibitan ini diharapkan memberi dampak luas, mulai dari penguatan ketahanan pangan melalui hasil buah-buahan produktif, percepatan rehabilitasi lahan kritis sebagai bagian dari mitigasi perubahan iklim, hingga terbukanya peluang usaha baru bagi kelompok tani lokal di sektor pembibitan.

Melalui kado Milad ke-67 Kabupaten Sumbawa ini, Bank NTB Syariah kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Dengan semangat ‘Berkah Bermakna’, Bank NTB Syariah tidak hanya hadir melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat Sumbawa.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan
HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak
Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat
Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik
Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan
Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut
Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027
ASN Dinas Pertanian NTB Disorot, Ada yang Tak Masuk Kerja hingga 93 Hari
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:54 WIB

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan

Jumat, 4 September 2026 - 15:05 WIB

HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak

Jumat, 4 September 2026 - 11:26 WIB

Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik

Jumat, 4 September 2026 - 01:10 WIB

Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru