Banjir Wera-Ambalawi Bima Sisakan Luka, 15 Warga Akhirnya Tempati Huntara Bantuan BNPB

Avatar

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Kabupaten Bima bersama warga korban banjir bandang di Kecamatan Wera dan Ambalawi saat melakukan pengecekan fisik sekaligus penyerahan kunci Hunian Sementara (Huntara) bantuan BNPB

Petugas BPBD Kabupaten Bima bersama warga korban banjir bandang di Kecamatan Wera dan Ambalawi saat melakukan pengecekan fisik sekaligus penyerahan kunci Hunian Sementara (Huntara) bantuan BNPB

SUMBAWAPOST.com | Bima- Pasca bencana banjir yang melanda Kecamatan Wera dan Ambalawi Kabupaten Bima pada awal Februari 2025 lalu, sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan serius, mulai dari jalan, jembatan, hingga permukiman warga. Bencana hidrometeorologi tersebut juga menimbulkan kerugian pada berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Berdasarkan hasil asesmen Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, tercatat sebanyak 15 rumah warga terdampak yang memerlukan penanganan khusus karena tidak lagi layak huni.

Guna memastikan warga terdampak mendapatkan hunian yang aman dan layak, Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati dr. H. Irfan aktif memperjuangkan realisasi bantuan hunian sementara (Huntara) ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Pembangunan Huntara oleh BNPB dinilai sangat penting sebagai solusi darurat bagi korban banjir di Wera dan Ambalawi, terutama bagi warga yang rumahnya rusak berat dan tidak dapat dihuni kembali.

Baca Juga :  Anak Lombok Tengah Jadi Bintang, Rizki Maulana Gaspol Rebut Juara I Duta Genre NTB 2025

“Bantuan Huntara membantu korban bencana memiliki tempat tinggal yang stabil, sehingga mereka dapat fokus pada pemulihan dan rehabilitasi dan mendorong percepatan pemulihan kegiatan ekonomi warga terdampak,” ungkap Bupati Bima, dalam keterangan yang diterima media ini. Senin (05/01/2026).

Bupati Bima juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BNPB RI atas penyaluran dana pembangunan Huntara, serta kepada jajaran BPBD Kabupaten Bima yang telah berjuang mengawal realisasi bantuan tersebut.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bima, yang diwakili Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Muhammad Nurul Huda, ST, menjelaskan bahwa sebanyak 15 unit Huntara tipe 36 m² telah selesai dibangun.

Menurutnya, total anggaran pembangunan Huntara tersebut mencapai Rp532,8 juta, bersumber dari Dana Siap Pakai (DSP) BNPB Tahun Anggaran 2025, yang diperuntukkan bagi korban bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang, angin kencang, dan tanah longsor yang terjadi pada 2-3 Februari 2025 di Kecamatan Wera dan Ambalawi.

Baca Juga :  Brigpol Anhar Disanksi karena Terbukti Telantarkan Istri, Bupati Bima Dinilai Melindungi Ajudannya

“Sabtu (3/1), BPBD Kabupaten Bima telah melakukan pengecekan fisik 100 persen sekaligus penyerahan kunci kepada seluruh korban bencana,” jelas Nurul Huda.

Ia merinci, di Kecamatan Wera, Huntara dibangun sebanyak 9 unit di Desa Nangawera dan 2 unit di Desa Mandala. Sementara di Kecamatan Ambalawi, Huntara tersebar 1 unit di Desa Mawu, 2 unit di Desa Talapiti, dan 1 unit di Desa Kole Ambalawi.

Di akhir keterangannya, BPBD Kabupaten Bima turut menyampaikan terima kasih kepada Hj. Mahdalena, S.S., Anggota DPR RI, yang telah memberikan dukungan dan memfasilitasi pembangunan Huntara bagi warga terdampak bencana di kedua kecamatan tersebut.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Asyik Nongkrong di Lapangan Karijawa, Dua Pemuda Dompu Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya
Karya Jurnalistik dan Fotografi Jadi Penutup Porwada PWI NTB 2026, Ini Daftar Pemenang Terbaik
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:54 WIB

Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan

Berita Terbaru