Hijaukan Lahan Kritis dengan Tanam Kemiri, Bupati Sumbawa Gaji Warga Lantung Pakai Sapi

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Sumbawa Hijau Lestari yang dicanangkan Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., upaya penghijauan kini kembali digelar di Kecamatan Lantung

Program Sumbawa Hijau Lestari yang dicanangkan Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., upaya penghijauan kini kembali digelar di Kecamatan Lantung

SUMBAWAPOST.com | Sumbawa-Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menjaga kelestarian lingkungan terus diwujudkan secara konkret. Melalui Program Sumbawa Hijau Lestari yang dicanangkan Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., upaya penghijauan kini kembali digelar di Kecamatan Lantung, Sabtu (27/12/2025).

Dalam kegiatan safari menanam tersebut, ribuan bibit pohon ditanam di sejumlah titik lahan kritis. Pohon kemiri menjadi pilihan utama karena dinilai memiliki manfaat ganda, tidak hanya berfungsi menjaga keseimbangan ekologis, tetapi juga memberikan nilai ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.

Kegiatan ini melibatkan Forkopimda, jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, serta lebih dari 30 lembaga dan organisasi masyarakat. Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan bahwa upaya menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga :  Ketagihan Judi Slot, 2 Pemuda Dibekuk Curi 11 Karung Bawang Putih di Pasar Mandalika

Bupati H. Jarot menegaskan bahwa Program Sumbawa Hijau Lestari merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memulihkan kawasan hijau yang rusak akibat alih fungsi lahan dan eksploitasi berlebihan.
“Kita ingin Sumbawa kembali hijau dan lestari. Kalau hutan habis, maka sumber air kita juga akan habis. Karena itu, mari kita jaga hutan dan mari kita pelihara mata air kita,” tegas Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, H. Jarot juga mengingatkan masyarakat agar tidak lagi mengeksploitasi kawasan hutan yang telah ditetapkan sebagai kawasan lindung. Ia menegaskan, pemerintah daerah akan bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran hukum di bidang kehutanan.

Baca Juga :  Polres Bima Bongkar Ladang Ganja, Bisnis Haram Pemuda Lido Kandas di Tangan Polisi

“Tidak boleh lagi ada illegal logging di Kabupaten Sumbawa. Ini komitmen kita bersama untuk masa depan lingkungan dan generasi mendatang,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat, Bupati H. Jarot menyerahkan satu ekor sapi kepada H. Peseng, warga Kecamatan Lantung yang dinilai berhasil menanam dan memelihara pohon kemiri seluas 5 hektare di lahan miliknya. Lahan yang sebelumnya digunakan untuk pertanian jagung tersebut kini telah bertransformasi menjadi kawasan hijau produktif.

Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus motivasi bagi warga lainnya untuk turut berperan aktif mendukung Program Sumbawa Hijau Lestari, demi keberlanjutan lingkungan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Asyik Nongkrong di Lapangan Karijawa, Dua Pemuda Dompu Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya
Karya Jurnalistik dan Fotografi Jadi Penutup Porwada PWI NTB 2026, Ini Daftar Pemenang Terbaik
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:54 WIB

Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan

Berita Terbaru