Nyaris Diamuk Massa, Polisi Selamatkan Perempuan Terduga Pencuri di Selaparang Mataram

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kabupaten Lombok Utara, nyaris mengalami luka parah setelah diduga terlibat aksi pencurian dan tertangkap warga di Lingkungan Marong Pekarangan, Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang

Warga Kabupaten Lombok Utara, nyaris mengalami luka parah setelah diduga terlibat aksi pencurian dan tertangkap warga di Lingkungan Marong Pekarangan, Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Seorang perempuan berinisial WA, warga Kabupaten Lombok Utara, nyaris mengalami luka parah setelah diduga terlibat aksi pencurian dan tertangkap warga di Lingkungan Marong Pekarangan, Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Selasa dini hari (23/12/2025) sekitar pukul 01.00 WITA.

Situasi sempat memanas lantaran terduga pelaku hampir menjadi sasaran amukan massa. Beruntung, perempuan yang diperkirakan berusia sekitar 30 tahun itu berhasil diselamatkan setelah personel Polsek Selaparang bersama Pamapta Polresta Mataram tiba di lokasi dengan cepat.

Kapolsek Selaparang Ipda Zulharman Lutfi, SH., membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihaknya langsung bergerak ke tempat kejadian perkara usai menerima laporan dari masyarakat.

Baca Juga :  Polisi Berhasil Evakuasi 32 ABK Terdampar Akibat Cuaca Ekstrem di Sumbawa

“Benar, ada seorang perempuan yang kami amankan dari amukan massa karena diduga melakukan pencurian. Saat kami tiba di lokasi, kondisinya sudah mengalami luka di bagian wajah akibat dipukul warga,” ungkap Kapolsek saat ditemui, Selasa pagi.

Karena kondisi terduga pelaku mengalami luka yang cukup serius, petugas belum sempat melakukan pemeriksaan awal di lokasi. Polisi langsung mengevakuasi yang bersangkutan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis.

“Belum sempat kami periksa karena yang bersangkutan langsung kami bawa ke rumah sakit untuk penanganan medis. Fokus kami saat itu adalah menyelamatkan nyawanya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolsek menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan segera memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi guna mengungkap kronologis lengkap kejadian. Hingga saat ini, polisi masih mendalami dugaan pencurian tersebut, termasuk motif dan modus yang dilakukan terduga pelaku.

Baca Juga :  Indeks Literasi Keuangan NTB Urutan ke-2, Inilah 6 Keuntungan yang Akan Diperoleh

“Kami belum bisa menjelaskan secara detail dugaan pencurian tersebut. Polisi hadir di TKP sebagai respon cepat untuk mencegah aksi main hakim sendiri. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan setelah proses penyelidikan berjalan,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Kapolsek mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan kekerasan maupun main hakim sendiri, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan setiap dugaan tindak pidana kepada aparat kepolisian demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang
Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu NTB di Era Iqbal-Dinda Dapat Insentif Rp500 Ribu
Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu
PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah
Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini
NTB ‘Sesak Napas,’ Badko HMI Bali-Nusra Bongkar Ketimpangan di Balik Mimpi Makmur Mendunia
Polisi di Bima Diduga Telantarkan Istri, Ajukan Cerai Usai Jadi Ajudan Bupati
Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:57 WIB

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:23 WIB

Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu NTB di Era Iqbal-Dinda Dapat Insentif Rp500 Ribu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:55 WIB

Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:32 WIB

PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:48 WIB

Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini

Berita Terbaru