SUMBAWAPOST.com|Sumbawa- Sektor peternakan Nusa Tenggara Barat mencatat sejarah baru. Kapal khusus ternak KM Camara Nusantara 3 resmi memulai pelayaran perdananya dari Pelabuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, pada Rabu (17/12/2025). Kapal tol laut ini membawa sebanyak 545 ekor sapi asal Sumbawa dan Bima menuju Pelabuhan Trisakti, Kalimantan Selatan.
Hadir dalam acara ini perwakilan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi teknis, pelaku usaha, serta para peternak. Peluncuran pelayaran perdana dipimpin oleh Wakil Bupati Sumbawa, Moh. Ansori, yang secara resmi melepas keberangkatan kapal.
Dalam sambutannya, Moh. Ansori menegaskan bahwa pengiriman sapi melalui tol laut membuka peluang besar bagi sektor peternakan NTB untuk berkembang lebih efisien, modern, dan terintegrasi.
“Pengiriman sapi melalui tol laut merupakan kemajuan cara pandang dalam pengelolaan sektor peternakan. Ini langkah strategis yang harus terus kita dorong,” ujarnya.
Ansori juga mengapresiasi kerja sama lintas sektor yang terjalin antara pemerintah daerah, Kementerian Pertanian RI, Kementerian Perhubungan RI, peternak, dan operator kapal KM Camara Nusantara 3. Program tol laut ini merupakan implementasi dari MoU kedua kementerian terkait penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik untuk angkutan ternak nasional.
Peluncuran ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari dukungan daerah terhadap program ketahanan pangan nasional dan strategi percepatan distribusi sapi antarprovinsi.
NTB yang dikenal sebagai salah satu pusat produksi sapi terbesar di Indonesia diharapkan mampu memainkan peran lebih besar sebagai pemasok hewan ternak berkualitas ke wilayah lain.
“Ini momentum memperkuat posisi NTB sebagai lumbung sapi nasional,” ungkap salah satu perwakilan peternak.
Usai sambutan, rangkaian acara ditutup dengan pengguntingan pita, peninjauan langsung kondisi ternak di atas kapal, lalu pelepasan KM Camara Nusantara 3 menuju Kalimantan Selatan. Pemerintah daerah merencanakan pengiriman lanjutan pada Januari 2026, seiring meningkatnya kebutuhan sapi di pasar nasional.
Dengan pelayaran perdana ini, NTB mempertegas langkah maju dalam tata kelola rantai pasok ternak di Indonesia mendekatkan peternak pada pasar, menghemat biaya logistik, dan memperkuat daya saing daerah di kancah nasional.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










