NTB Matangkan Kuota Pengiriman Ternak 2026: Siap Akhiri Kekacauan Jelang Idul Adha

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali menggelar Rapat Supply-Demand Tahun 2026

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali menggelar Rapat Supply-Demand Tahun 2026

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali menggelar Rapat Supply-Demand Tahun 2026, Selasa (9/12/2025). Agenda tahunan ini dipimpin langsung Plt. Kepala Dinas, Ahmad Masyhuri, S.H., didampingi Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Penyuluhan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, serta Analis Pasar Hasil Pertanian. Seluruh kegiatan berlangsung di Aula Kantor Disnakeswan NTB.

Pertemuan ini menjadi ruang penting untuk membahas penetapan kuota pengiriman ternak sapi/kerbau pedaging dan sapi bibit lintas kabupaten/kota serta keluar daerah pada tahun 2026. Selain itu, forum ini juga bertujuan menyempurnakan mekanisme lalu lintas ternak dan memperkuat pengawasan produk asal hewan yang masuk maupun keluar wilayah NTB.

Baca Juga :  Miliaran SHU Koperasi Salonong Dibagikan, Gubernur NTB Luncurkan Era Baru Tambang Rakyat Beradab dan Pro-Rakyat

“Rapat koordinasi berlangsung dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Kepala Dinas Peternakan di kabupaten/kota se-NTB, Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, KSOP Lembar, Bappeda NTB, Dinas Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), BPS NTB, hingga perwakilan asosiasi pengusaha ternak dari seluruh daerah,”ungkapnya.

Baca Juga :  Tak Cukup Pandai Ngaji, Komnas Perempuan Desak Sertifikasi Mental Bagi Guru Pesantren di NTB

Semua pihak sepakat bahwa penyusunan pola pengiriman ternak harus lebih tertata agar persoalan klasik yang selalu muncul setiap tahun terutama menjelang Hari Raya Idul Adha tidak terulang kembali. Mulai dari lonjakan permintaan, distribusi yang tidak merata, hingga koordinasi lintas sektor yang kerap tersendat.

Melalui rapat ini, Disnakeswan NTB menargetkan adanya kesepahaman bersama terkait ketersediaan ternak, kebutuhan pasar, kapasitas pengiriman, dan standar pengawasan, sehingga distribusi ternak 2026 dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan terukur.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Sumber Berita: Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB

Berita Terkait

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Asyik Nongkrong di Lapangan Karijawa, Dua Pemuda Dompu Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya
Karya Jurnalistik dan Fotografi Jadi Penutup Porwada PWI NTB 2026, Ini Daftar Pemenang Terbaik
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:54 WIB

Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan

Berita Terbaru