Bima Jadi Fokus, Wagub NTB Giatkan Pemantauan Lansia dan Penanganan Stunting: Ini Alasannya

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, menghadiri penyerahan bantuan kasih sayang untuk lansia dan balita stunting di Puskesmas Paruga, Kota Bima, serta Puskesmas Woha, Kabupaten Bima,

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, menghadiri penyerahan bantuan kasih sayang untuk lansia dan balita stunting di Puskesmas Paruga, Kota Bima, serta Puskesmas Woha, Kabupaten Bima,

SUMBAWAPOST.com | Bima- Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, menghadiri penyerahan bantuan kasih sayang untuk lansia dan balita stunting di Puskesmas Paruga, Kota Bima, serta Puskesmas Woha, Kabupaten Bima, Sabtu (6/12).

Dalam sambutannya, Wagub yang akrab disapa Umi Dinda menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perhatian yang setara kepada lansia dan balita, khususnya yang mengalami stunting, karena hal tersebut sangat menentukan keberlanjutan pembangunan daerah.

“Keberadaan kita hari ini juga berkat kasih sayang dan perhatian dari orang tua kita. Oleh karena itu, penting kita mencintai lansia,” ujar Wagub yang akrab disapa Umi Dinda.

Baca Juga :  Wagub NTB Umi Dinda Kembali ke Pasar Seketeng, Kenang Momen Kampanye dan Disambut Antusias Pedagang

Ia menambahkan bahwa Puskesmas adalah gerbang utama layanan kesehatan di kota dan kabupaten yang harus mampu mencerminkan pola hidup sehat masyarakat setempat.

“Puskesmas harus mencerminkan pola hidup sehat masyarakatnya. Pelayanannya harus lebih ditingkatkan, dan ke depan akan ada perluasan serta pengembangan dari yang sudah ada,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut Umi Dinda mendorong agar Puskesmas tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai pusat kegiatan masyarakat, seperti pengobatan gratis, pemeriksaan kesehatan rutin, hingga olahraga bersama.

Wagub Umi Dinda secara khusus membahas isu stunting dan menegaskan bahwa memiliki anak dengan berat badan kurang atau stunting bukanlah aib. Kondisi ini menjadi tantangan bagi keluarga untuk lebih sabar dan memberikan perhatian khusus.

Baca Juga :  NTB Banjir Rp150 Miliar dari FORNAS VIII, Gibran dan Menpora Kompak Dukung PON 2028

Dia juga menekankan bahwa sentuhan dan kalimat positif dari orang tua sangat memengaruhi tumbuh kembang anak. Para ibu, khususnya ibu muda, dia ajak untuk terus belajar dan menyempurnakan diri sebagai perempuan, istri, dan pendidik generasi bangsa. Di penghujung sambutannya, Wagub meminta jajaran terkait meningkatkan intensitas pemantauan lansia dan balita.

Ia menegaskan bahwa perhatian pemerintah harus sampai ke pelosok, termasuk memastikan penanganan stunting tidak hanya berdasarkan data yang ada, tetapi juga memperhatikan data yang belum tercatat atau berpotensi keliru.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru