Wagub NTB Umi Dinda ‘Ketik Ulang’ Komitmen ASN, Tegur Pejabat yang Bikin Persepsi Negatif

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur NTB, Hj Indah Dhamayanti Putri atau akrab disapa Umi Umi Dinda, kembali mengencangkan Alarm Integritas di jajaran Birokrasi. Dalam Penutupan Retreat Eselon II, Ia Meminta Para Pejabat Mengulang Komitmen Sebagai ASN sekaligus menegur mereka yang Kerap Memicu Persepsi Negatif di Publik.

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri atau  akrab disapa Umi Dinda kembali mengingatkan pentingnya profesionalitas dan kerja kolektif bagi pejabat eselon II lingkup Pemerintah Provinsi NTB. Pesan tersebut ia sampaikan saat menutup kegiatan Retreat Eselon II yang berlangsung di Aula Korem 162/WB, Minggu (30/11).

Dalam arahannya, Wagub Umi Dinda menilai bahwa kegiatan retreat menjadi sarana mempererat komunikasi sekaligus menyegarkan kembali komitmen para pimpinan perangkat daerah dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, para ASN terutama Pejabat Struktural dituntut untuk menunjukkan kinerja terbaik serta menjaga perilaku yang mencerminkan tanggung jawab jabatan.

Baca Juga :  KPU NTB ‘Ngabuburit Dokumen’ 2026: Semua Divisi Dikejar Ketertiban, Jangan Sampai Kocar-Kacir

“Bangun kerjasama dalam menuntaskan pekerjaan di masing-masing Perangkat Daerah yang dipimpin,” ujarnya.

Wagub Umi Dinda menekankan bahwa jabatan yang diemban para pimpinan merupakan amanah besar yang datang bersama risiko. Ia mengingatkan bahwa kemampuan dan kompetensi yang membawa seseorang duduk di posisi tertentu bisa berubah menjadi masalah jika tidak dibarengi integritas.

“Jangan membenarkan hal yang akan mencoreng nama baik sebagai pimpinan. Terutama hal-hal yang dapat menimbulkan persepsi negatif di mata publik harus dihindari sebisa mungkin,” pesannya.

Lebih jauh, Umi Dinda menyoroti pentingnya pembenahan birokrasi secara menyeluruh. Ia menegaskan agar tidak lagi muncul temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), termasuk penyelesaian utang komitmen yang masih tersisa. Ia meminta unit Sistem Pengendalian Internal (SPI) untuk memperkuat pengawasan dan melakukan review berkala terhadap program serta administrasi setiap perangkat daerah.

Baca Juga :  Sate, Sayur Kelor, Bonus Sambal Emansipasi dari Wagub Umi Dinda: Menu Spesial NTB untuk Dunia

Menjelang tahun 2026, Wagub Umi Dinda juga mengingatkan agar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) mampu dicapai secara realistis dan terukur. Program prioritas seperti Desa Berdaya disebut membutuhkan inovasi, kolaborasi, dan komunikasi yang kuat dari semua pihak.

Dengan diberlakukannya Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru mulai 1 Januari 2026, ia menegaskan agar seluruh perangkat daerah memasukkan program pengarusutamaan gender dalam perencanaan. Program yang menyasar perempuan dan anak, terutama yang mendukung Desa Berdaya, diminta diwujudkan secara konkret dan berkelanjutan.

 

Berita Terkait

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan
DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare
Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece
Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun
Dilaporkan Soal Sebar Nomor Gubernur NTB, Rohyatil Buka Fakta di Polda: Itu Bukan Data Pribadi
Pimpinan dan Anggota DPRD NTB Menyampaikan Ucapan Selamat Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026
Satpol PP NTB ‘Berubah Haluan’ di HUT ke-76, Dari Penertiban ke Bazar Pangan Murah
Berita ini 179 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:11 WIB

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani

Selasa, 28 April 2026 - 16:00 WIB

Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan

Selasa, 28 April 2026 - 15:15 WIB

DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare

Selasa, 28 April 2026 - 12:42 WIB

Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece

Selasa, 28 April 2026 - 12:24 WIB

Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun

Berita Terbaru