Terlalu Banyak Bicara, Mahasiswa Dompu di Mataram Tusuk Teman Sendiri di Kos

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 07:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perselisihan kecil berujung tragis di Kota Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB). Seorang Mahasiswa asal Dompu, AM, nekat menusuk rekannya sendiri di sebuah kos-kosan di Kekalik Jaya. Kejadian ini bermula dari cekcok usai mediasi di Polda NTB, yang memicu amarah hingga membawa AM melakukan aksi sadis dengan senjata tajam.

SUMBAWAPOST.com| Mataram-Tim Resmob Sat Reskrim Polresta Mataram berhasil menangkap seorang pria berinisial AM, warga Kabupaten Dompu, terkait dugaan penganiayaan dengan senjata tajam. Penangkapan dilakukan pada Minggu (23/11/2025) di kampung halamannya, setelah AM sempat melarikan diri.

Korban, seorang mahasiswa asal Kabupaten Bima, diketahui memiliki hubungan pertemanan dengan terduga sebelum peristiwa terjadi. Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Regi Halili S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa insiden penusukan berlangsung pada 16 November 2025 di sebuah kos-kosan di wilayah Kekalik Jaya, Kota Mataram.

Baca Juga :  Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027

Menurut AKP Regi, kejadian berawal ketika AM datang bersama pacarnya untuk bertemu korban dalam rangka mediasi atas masalah yang sebelumnya dilaporkan ke Polda NTB.

“Setelah mediasi selesai, saat mereka hendak pulang, terjadi cekcok mulut. Terduga tersinggung karena menilai korban terlalu banyak bicara, hingga akhirnya menantang korban untuk menyelesaikan masalah di kosnya,” jelas AKP Regi.

Sesampainya di kos, suasana semakin memanas. AM sempat masuk ke dalam kamar, lalu keluar membawa pisau dapur dan langsung menyerang korban, menghujamkan senjata tajam itu ke bahu kiri korban.

Korban panik dan berusaha melarikan diri, sementara AM mengejar. Beruntung, upayanya dihalangi oleh rekan-rekan yang berada di lokasi sehingga korban berhasil menyelamatkan diri.

Baca Juga :  Pencuri Tabung Gas Antar Kabupaten Di NTB Diringkus, Cek Asal Pelaku

Merasa terancam ditangkap, AM kemudian melarikan diri ke kampung halamannya di Kabupaten Dompu setelah korban melapor ke Polresta Mataram. Tim Resmob segera melakukan penyelidikan, mulai dari pemeriksaan saksi hingga penelusuran jejak pelarian AM.

“Terduga akhirnya berhasil kami amankan di rumah keluarganya tanpa perlawanan. Barang bukti berupa pisau juga sudah kami amankan,” terang Kasat Reskrim.

Saat ini, AM dibawa ke Polresta Mataram untuk pemeriksaan intensif. Ia akan dijerat dengan hukum pidana terkait penganiayaan menggunakan senjata tajam.

“Terduga sudah kita amankan, barang bukti juga lengkap. Selanjutnya akan diproses sesuai hukum,” tegas AKP Regi.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa konflik kecil yang tidak diselesaikan secara dewasa dapat berujung tindak pidana serius.

 

Berita Terkait

Optimalisasi Potensi Lokal Jadi Strategi KoPITol NTB Perkuat Ekonomi Masyarakat
NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya
Tragedi Udayana: Pelajar 14 Tahun Tewas Dibacok, 13 Terduga Pelaku Diamankan, 10 Masih Anak-anak
Yanuar Fikri Tiba di NTB, Disnakertrans Jemput Langsung di Bandara, Tak Sekadar Urus Pemulangan
Kongres Internasional Bahasa Sasak Dorong Reformasi, dari Bahasa Sehari-hari Menuju Bahasa Ilmu
Wagub NTB Buka Kongres Internasional I Bahasa Sasak di Momentum Sumpah Pemuda
Sumpah Pemuda ke-98, 15 Pemuda Pelopor NTB Raih Penghargaan, Ini 5 Nama ke Seleksi Nasional
Sumpah Pemuda ke-98, Sekda NTB Soroti Kekerasan Remaja
Berita ini 162 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Optimalisasi Potensi Lokal Jadi Strategi KoPITol NTB Perkuat Ekonomi Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:36 WIB

NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Tragedi Udayana: Pelajar 14 Tahun Tewas Dibacok, 13 Terduga Pelaku Diamankan, 10 Masih Anak-anak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Yanuar Fikri Tiba di NTB, Disnakertrans Jemput Langsung di Bandara, Tak Sekadar Urus Pemulangan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Kongres Internasional Bahasa Sasak Dorong Reformasi, dari Bahasa Sehari-hari Menuju Bahasa Ilmu

Berita Terbaru