Tak Mau Jadi Korban Investasi Bodong Lagi, 75 Penyandang Disabilitas di Bima Dibekali Jurus Cerdas Kelola Uang

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 06:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com| Bima- Upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi kelompok rentan terus diperkuat di Kabupaten Bima. Melalui program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Bima menggelar edukasi keuangan khusus untuk komunitas penyandang disabilitas.

Sebanyak 75 penyandang disabilitas mengikuti kegiatan penyuluhan yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima, Rabu (12/11/25). Program ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, yang hadir bersama Yudi Tri Widodo (Manager OJK NTB), Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Bima Fatahullah, S.Pd, serta sejumlah pimpinan daerah lainnya.

Wabup Irfan menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan bagi penyandang disabilitas adalah langkah penting untuk mendorong kemandirian ekonomi yang inklusif.

Baca Juga :  Dikira Grab Hewan, Ternyata Pencuri! Dua Pemuda Bima Bonceng Kambing Pakai Motor Bodong

“Saudara-saudara komunitas disabilitas memiliki kesempatan yang sama dan hak yang sama untuk tumbuh, bekerja dan berwirausaha dengan baik dan benar,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang cerdas agar masyarakat tidak terjebak pada praktik merugikan.

“Dengan memahami cara mengelola keuangan secara cerdas, masyarakat dapat terhindar dari praktik keuangan yang merugikan seperti investasi bodong, dan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi,” tambahnya.

Acara edukasi ini turut dihadiri Direktur OJK NTB, anggota DPRD Kabupaten Bima yang juga Wakil Ketua LKKS Lila Ramadhani Sukendy, Kadis Sosial Kabupaten Bima, pimpinan Bank NTB Syariah, pendamping sosial, relawan kesejahteraan masyarakat, komunitas penyandang disabilitas, hingga pelajar dari Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Kabupaten Bima.

Baca Juga :  HPMW Mataram Geruduk DLHK NTB, Desak Penertiban Tambak Udang Diduga Ilegal di Wera

Sementara itu, Yudi Tri Widodo, Manager OJK NTB, menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Pemkab Bima dalam mendukung program nasional GENCARKAN.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus digelar secara berkelanjutan agar masyarakat semakin melek finansial dan mampu memanfaatkan berbagai produk dan layanan keuangan secara optimal,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan deklarasi dukungan terhadap Gerakan Nasional Cerdas Keuangan di Kabupaten Bima. Para pihak juga menyepakati komitmen untuk terus memperluas jangkauan edukasi hingga ke pelosok desa, agar semakin banyak masyarakat yang mampu mengelola keuangan dengan bijak.

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru