Janji Tinggal Janji, Honorer 518 Pemprov NTB Tagih Komitmen Ketua Komisi I DPRD

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi Honorer 518 Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali bersuara lantang. Mereka menagih janji Ketua Komisi I DPRD NTB yang dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) beberapa waktu lalu berkomitmen mengakomodasi perjuangan honorer hingga ke Jakarta. Kini, jelang keberangkatan mereka ke ibu kota, para honorer menuntut agar janji tersebut segera diwujudkan sebagai bentuk nyata dukungan legislatif terhadap nasib ribuan tenaga honorer di NTB.

SUMBAWAPOST.com,| Mataram- Suara kekecewaan mulai bergema dari Aliansi Honorer 518 Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka kembali menagih janji yang pernah diucapkan oleh Ketua Komisi I DPRD NTB dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada 14 September 2025 lalu di gedung sekretariat DPRD NTB.

Dalam forum resmi tersebut, Ketua Komisi I DPRD NTB menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan tenaga honorer, bahkan berkomitmen akan ikut membantu proses advokasi hingga ke tingkat pusat. Tak tanggung-tanggung, DPRD juga disebut siap mengakomodasi keberangkatan perwakilan Aliansi Honorer 518 ke Jakarta sebagai bentuk nyata dukungan terhadap perjuangan regulasi honorer yang lebih adil.

Baca Juga :  Tandatangani Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas 2025, Momentum KPU NTB Menjadi Lebih Baik

Namun kini, seiring dengan rencana keberangkatan aliansi ke Ibu Kota, janji itu kembali disorot. Para honorer meminta agar komitmen yang pernah disampaikan secara terbuka di forum resmi DPRD benar-benar diwujudkan.

“Kami sampaikan agar janji DPRD membantu pengakomodasian perwakilan kami untuk ke Jakarta pada saat RDP tempo hari direalisasikan, sebab hal tersebut disampaikan kepada kami saat rapat di forum resmi. Perjuangan kami bukan untuk pribadi, tetapi untuk keberlangsungan ribuan tenaga honorer di NTB,” ujar Ketua Aliansi Honorer 518, Irfan, dalam keterangan yang diterima media ini, Kamis (13/11/2025).

Baca Juga :  BTT Jadi Ajang Akumulasi Pelanggaran, Eks DPRD TGH Najamuddin Mustafa: 4 Aturan Sekaligus Dilanggar Pemprov NTB

Aliansi berharap, dukungan moral yang telah disampaikan di hadapan publik itu tidak berhenti hanya sebagai retorika politik semata, melainkan diwujudkan dalam langkah nyata. Mereka menegaskan, perjuangan ini menyangkut nasib ratusan tenaga honorer yang telah lama mengabdi di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB namun masih menanti kepastian status dan masa depan mereka.

“Kami tidak menuntut lebih, kami hanya ingin janji itu ditepati. Karena apa yang kami perjuangkan adalah keadilan bagi semua honorer di NTB,” tegasnya.

Terpisah, Ketua Komisi I DPRD NTB, H. Moh. Akri, SH.I, Bidang Pemerintahan, Hukum dan Hak Azasi Manusia yang dikonfirmasi media ini belum memberikan tanggapan hingga berita ini ditayangkan.

Berita Terkait

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan
HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak
Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat
Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik
Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan
Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut
Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027
ASN Dinas Pertanian NTB Disorot, Ada yang Tak Masuk Kerja hingga 93 Hari
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:54 WIB

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan

Jumat, 4 September 2026 - 15:05 WIB

HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak

Jumat, 4 September 2026 - 11:26 WIB

Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik

Jumat, 4 September 2026 - 01:10 WIB

Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru