PMI Lobar: NTB Jadi Contoh Nasional Mitigasi Bencana Berbasis Warga

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 14:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Barat – Ketua PMI Lombok Barat, Haris Karnain, menambahkan bahwa kunjungan para delegasi asing tersebut merupakan bentuk pengakuan dunia internasional terhadap keberhasilan NTB dalam mengembangkan sistem mitigasi bencana berbasis komunitas.

“Wilayah Sekotong ini bisa kita bilang langganan bencana banjir, baik dari hulu maupun rob karena berada di pesisir,” ujarnya. Kamis (16/10/2025) saat menyambut sebanyak 37 delegasi dari 18 negara yang tergabung dalam International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) meninjau langsung alat Early Warning System (EWS) di Musholla Dusun Empol Utara, Desa Cendimanik, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat.

Baca Juga :  Sektor Pertanian Sumbang 20 Persen Perekonomian NTB 2024

Haris menegaskan bahwa NTB kini menjadi provinsi pertama di Indonesia yang berhasil membentuk Kelompok Kerja Aksi Antisipasi Bencana berbasis masyarakat.

“Kita jadi percontohan nasional. Barang semacam ini baru ada di NTB, makanya negara-negara donor ingin melihat langsung implementasinya dari masyarakat,” katanya.

Dalam tiga bulan terakhir, PMI juga telah memasang alat detektor banjir di sejumlah aliran sungai rawan. Dengan sistem tersebut, masyarakat bisa segera melakukan evakuasi mandiri sebelum bencana menimbulkan korban jiwa maupun kerugian.

“Sebenarnya programnya sudah berjalan tiga bulan ini. Kita pasang alat detektor, jadi ketika ada volume air meningkat dari hulu maupun rob, masyarakat akan mendapat peringatan dini untuk segera evakuasi,” tandas Haris.

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru