Polisi Kawal Ketat Aksi KPR NTB di Kantor DPD RI, Massa Suarakan Dugaan Suap Pemilihan Ketua DPD

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram-Sejumlah warga yang tergabung dalam Koalisi Pemuda dan Rakyat (KPR) NTB menggelar unjuk rasa di depan Kantor DPD RI Provinsi NTB, Rabu (24/9/2025). Massa menyuarakan aspirasi terkait dugaan suap dalam pemilihan Ketua DPD RI periode 2024–2029.

Untuk memastikan aksi berjalan aman dan tertib, Polsek Mataram menurunkan personel dengan pengamanan ketat. Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi SH., memimpin langsung pengawalan sejak massa tiba hingga seluruh aspirasi disampaikan.

Baca Juga :  Oknum Polisi di Polresta Mataram Minta Uang ke Tersangka Ternyata 'Berita Hoax'

“Pengamanan yang kami lakukan adalah bentuk tanggung jawab kepolisian di wilayah hukum Polsek Mataram, guna mengantisipasi potensi gangguan yang dapat menghambat kelancaran aksi,” ujar Kapolsek Mulyadi di sela tugas pengamanan.

Selain menjaga ketertiban, personel kepolisian juga memastikan hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum dapat terlaksana dengan aman.

Baca Juga :  Maling Tas di Pasar Bertais Teriak ‘Butuh Uang’, Eh Ketangkap Massa dan Diseret ke Polisi

“Polri berkomitmen menghadirkan rasa aman dan menjaga Kamtibmas, termasuk dalam kegiatan penyampaian aspirasi seperti ini,” tambahnya.

Hingga aksi berakhir, situasi tetap kondusif. Pengamanan maksimal dari Polsek Mataram membuat unjuk rasa berlangsung tertib, tanpa mengganggu aktivitas warga sekitar.

 

Berita Terkait

Dituding Dana NTBCare Rp31 Miliar Mengalir ke Pribadi, Bang Zul Buka Suara: Ini Keterlaluan, Audit Saja
Aklamasi Tanpa Lawan, Hartati Nahkodai Kohati HMI Bima 2026-2027, Begini Proses Penetapannya
Gubernur Iqbal Resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Tegaskan Status UNESCO Tanpa Kompromi, Ini Alasannya
Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang
Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu
Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu
PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah
Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:15 WIB

Dituding Dana NTBCare Rp31 Miliar Mengalir ke Pribadi, Bang Zul Buka Suara: Ini Keterlaluan, Audit Saja

Senin, 4 Mei 2026 - 19:24 WIB

Aklamasi Tanpa Lawan, Hartati Nahkodai Kohati HMI Bima 2026-2027, Begini Proses Penetapannya

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:58 WIB

Gubernur Iqbal Resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Tegaskan Status UNESCO Tanpa Kompromi, Ini Alasannya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:57 WIB

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:23 WIB

Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu

Berita Terbaru