Lagi Asyik Nyabu di Kos-Kosan, Tiga Pria Sumbawa Kaget Polisi Masuk Tanpa Salam

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 17 September 2025 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Sumbawa- Peredaran narkoba di Kabupaten Sumbawa kembali terbongkar. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sumbawa menangkap tiga pria terduga pengedar sekaligus pengguna sabu dalam sebuah penggerebekan di kamar kos, Desa Dalam, Kecamatan Alas. Dari lokasi, polisi menyita barang bukti sabu dengan berat bruto 20,81 gram.

Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kasat Narkoba IPTU Harirustaman, S.H., membenarkan pengungkapan tersebut.

“Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat tentang adanya dugaan peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Alas,” jelas IPTU Harirustaman, dalam keterangan yang diterima media ini (17/9/2025).

Baca Juga :  Penghuni Kos di Sumbawa Diancam Hukuman Seumur Hidup, Akibat Simpan Barang Ini

Mendapat laporan itu, tim Satresnarkoba segera melakukan penyelidikan intensif. Pada Jumat (12/9/2025) kemarin sekitar pukul 12.30 Wita, polisi bergerak cepat melakukan penggerebekan.

Hasilnya, tiga pria berinisial AR (35), OS (25), dan TH (38) berhasil diamankan. Menurut keterangan saksi H (55) dan saksi I (49), gerak-gerik para pelaku memang sudah lama mencurigakan.

Dari hasil interogasi awal, terungkap bahwa OS dan TH datang ke kos tersebut untuk memesan sabu dari seorang pria berinisial F. Setelah F pergi, AR datang dan menyerahkan sabu ke TH. Ketiganya lantas menggunakan sabu bersama-sama di dalam kamar kos.

Baca Juga :  Ketua FKMHB Ungkap Indikasi Error in Objecto Aset Serasuba, DPRD Bima Sebut Tanah Bukan Milik Pemkot

Namun, pria berinisial F berhasil kabur dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Selain ketiga pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya ada 7 poket sabu siap eda, 1 alat hisap (bong), 2 korek gas, dan 1 sumbu, 1 bungkus rokok Sampoerna, 3 unit ponsel Android, 1 unit sepeda motor Suzuki Satria F warna biru hitam tanpa nomor polisi

Berita Terkait

Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung
NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang
NTBCare Tepis Isu Rp31 Miliar, Direktur Tegaskan Kami Bukan Pengelola Uang, Itu Hoaks Kelas Sampah
BPS NTB Ungkap Lonjakan Wisatawan hingga 1,39 Juta, Okupansi Hotel Justru Turun
Yusril Tegaskan Kepemimpinan Sah PBB di Bawah Yuri Kemal, Nadirah Al-Habsyi: Kami Tegak Lurus
Tembus 5 Negara, QRIS Cross Border Bank NTB Syariah Buka Akses Transaksi Global
Dituding Dana NTBCare Rp31 Miliar Mengalir ke Pribadi, Bang Zul Buka Suara: Ini Keterlaluan, Audit Saja
BPS Ungkap Fakta Ekonomi NTB: Inflasi Turun, Pariwisata Melejit, Surplus Perdagangan Tembus Rp8 Triliun
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:56 WIB

NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:56 WIB

NTBCare Tepis Isu Rp31 Miliar, Direktur Tegaskan Kami Bukan Pengelola Uang, Itu Hoaks Kelas Sampah

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:14 WIB

BPS NTB Ungkap Lonjakan Wisatawan hingga 1,39 Juta, Okupansi Hotel Justru Turun

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:27 WIB

Yusril Tegaskan Kepemimpinan Sah PBB di Bawah Yuri Kemal, Nadirah Al-Habsyi: Kami Tegak Lurus

Berita Terbaru