Lulusan SMK Dominasi Pengangguran, Pemprov NTB Buka Jalan Anak Bangsa Jadi Buruh Global

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 13 Juni 2025 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berupaya memperkuat kualitas sumber daya manusia dan menekan angka pengangguran, khususnya dari kalangan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, berbagai kolaborasi strategis dengan mitra internasional terus dijalin.

Salah satu langkah konkret dilakukan dengan menerima kunjungan CEO Sheffield Education Group Australia, Daljit S. Monga, dalam sebuah forum audiensi yang berlangsung di Aula BPSDMD NTB, Rabu (11/06).

Kunjungan ini membahas potensi kerja sama strategis di bidang pelatihan kerja berbasis standar internasional, peningkatan mutu pendidikan vokasi, serta pembukaan akses magang dan penempatan kerja bagi lulusan SMK dan masyarakat NTB yang berminat bekerja di luar negeri.

Baca Juga :  Petani Menjerit, Bulog Mandek, DPRD Sumbawa 'Diserbu' Aliansi Pemuda

Plt. Kepala Disnakertrans NTB, Baiq Nelly Yuniarti, A.P., M.Si., mengungkapkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), lulusan SMK masih mendominasi angka pengangguran terbuka di NTB. Oleh karena itu, program pelatihan yang terintegrasi dengan kebutuhan industri global dan menjanjikan penempatan kerja nyata sangat dibutuhkan.

“Kami berharap kerja sama ini menjadi langkah awal dalam mengurangi angka pengangguran di NTB, khususnya dari lulusan SMK yang belum tertampung di dunia kerja,” tegas Baiq Nelly.

Baca Juga :  Serapan Gabah NTB Lampaui Target, Bulog Pastikan Stok Pangan Aman Lebih dari 30 Bulan

Lebih lanjut, Baiq Nelly menekankan pentingnya skema sertifikasi internasional dalam program kolaboratif ini. Dengan sertifikasi tersebut, peserta pelatihan baik siswa, lulusan SMK, aparatur sipil negara (ASN), maupun para pelatih, diharapkan memperoleh pengakuan kompetensi di pasar kerja global.

“Kami ingin pelatihan ini tidak hanya menghasilkan keterampilan, tetapi juga sertifikasi yang bisa langsung digunakan untuk bekerja di luar negeri,” tutur Baiq Nelly.

Kerja sama ini juga diarahkan untuk membuka peluang kerja ke negara-negara mitra seperti Australia, Malaysia, Kanada, Eropa, Jepang, dan Korea, yang memiliki kebutuhan tenaga kerja terampil dengan standar kompetensi internasional.

Berita Terkait

IMM NTB Tolak Kenaikan Harga BBM, Desak Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan
Agam Rinjani dan Panji Petualang Ditolak Datang ke Rinjani, Tokoh Pemuda dan Ormas Lombok Timur Beberkan Alasannya
Bank NTB Syariah Kembali Salurkan KUR, Pemprov NTB: Bukan Sekadar Kredit, Tapi Harapan Baru bagi UMKM
Kapal Nelayan Hantam Karang di Gili Banta, 5 Kru Selamat Dievakuasi Sat Polairud Polres Bima Kota
Bank NTB Syariah Kembali Salurkan KUR Setelah 8 Tahun Vakum, Siapkan Rp40 Miliar untuk UMKM dan PMI
Akademisi UNBIM Soroti Lemahnya Aspek Sosiologis Perda, DPRD Kabupaten Bima Diajak Susun Regulasi yang Menjawab Kebutuhan Masyarakat
DPRD Kabupaten Bima Gandeng UNBIM untuk ‘Sekolah’ di Mataram, Perkuat Kapasitas Kawal Pembangunan
DPRD Kabupaten Bima Sekolah di Mataram, Biar Makin Jago Kawal Anggaran dan Pembangunan Daerah
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:48 WIB

IMM NTB Tolak Kenaikan Harga BBM, Desak Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:06 WIB

Agam Rinjani dan Panji Petualang Ditolak Datang ke Rinjani, Tokoh Pemuda dan Ormas Lombok Timur Beberkan Alasannya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:43 WIB

Bank NTB Syariah Kembali Salurkan KUR, Pemprov NTB: Bukan Sekadar Kredit, Tapi Harapan Baru bagi UMKM

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:50 WIB

Kapal Nelayan Hantam Karang di Gili Banta, 5 Kru Selamat Dievakuasi Sat Polairud Polres Bima Kota

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:35 WIB

Bank NTB Syariah Kembali Salurkan KUR Setelah 8 Tahun Vakum, Siapkan Rp40 Miliar untuk UMKM dan PMI

Berita Terbaru