Ngomong Jujur di Forum BI, Wagub Umi Dinda Kupas Tuntas Ekonomi NTB

Avatar

- Jurnalis

Senin, 19 Mei 2025 - 16:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP., atau yang akrab disapa Umi Dinda, tampil blak-blakan dalam forum Diseminasi Laporan Perekonomian NTB. Tak hanya menyoroti capaian positif, ia juga ‘menelanjangi’ sederet persoalan ekonomi yang masih membelit daerah ini, mulai dari hilirisasi yang belum optimal, ketimpangan yang menganga, hingga ancaman perubahan iklim dan fluktuasi harga komoditas.

Hal itu disampaikan saat membuka secara resmi Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi NTB Triwulan I Tahun 2025, yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTB, Senin (19/5), di Gedung Serba Guna BI NTB.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin BI untuk menyampaikan hasil asesmen komprehensif terhadap kondisi ekonomi global, nasional, dan regional, termasuk dinamika serta prospek perekonomian NTB. Diseminasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan terhadap tantangan dan peluang ekonomi daerah sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan berbasis data (evidence-based).

Dalam sambutannya, Wagub menyampaikan bahwa NTB tengah bersiap menyongsong visi besar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

“Dalam visi tersebut, transformasi ekonomi berkelanjutan, pembangunan manusia unggul, serta penguatan daya saing daerah menjadi prioritas utama,” ungkap Umi Dinda.

Ia menekankan pentingnya penguatan hilirisasi dan pengembangan industri lokal,

“Agar komoditas unggulan NTB seperti hasil pertanian, perikanan, dan pertambangan dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat,” bebernya.

Umi Dinda juga menegaskan pentingnya penciptaan iklim investasi dan usaha yang kondusif, terutama bagi pelaku UMKM dan sektor padat karya, demi pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Ia turut menyoroti pentingnya pengembangan SDM melalui pendidikan vokasi dan pelatihan kerja, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendorong produktivitas dan perluasan akses ekonomi.

“Penguatan ketahanan pangan dan energi lokal juga dinilai sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan yang harus dijaga bersama,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga mendorong kolaborasi multipihak agar NTB menjadi daerah yang ramah terhadap investor, pelaku usaha, dan inovator yang memberi nilai tambah bagi pembangunan.

Baca Juga :  DPRD NTB Acip Keberatan Terhadap Pelaporan Aktivis Mahasiswa, Isvie: Forkopimda Putuskan Laporan Berlanjut

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kinerja ekonomi NTB pada triwulan I 2025 memang menunjukkan tren positif. Namun, tekanan global dan regional tetap tinggi. Sektor pengolahan, pertanian, pariwisata, dan ekspor tambang masih menjadi motor utama pertumbuhan.

“Namun, tantangan struktural seperti ketimpangan, keterbatasan lapangan kerja berkualitas, serta kerentanan terhadap perubahan iklim dan fluktuasi harga komoditas tetap perlu diantisipasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi tak bisa hanya diukur dari angka pertumbuhan, melainkan juga dari kualitas, inklusivitas, dan keberlanjutannya. Ia pun mengapresiasi kontribusi BI Provinsi NTB dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan laporan tersebut.

“Saya berharap laporan ini dapat menjadi rujukan strategis dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan responsif terhadap perubahan zaman,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Umi Dinda mengajak seluruh peserta untuk menjadikan forum diseminasi ini sebagai ruang diskusi produktif dalam menyusun langkah konkret demi memperkuat sinergi lintas sektor, menuju kemajuan ekonomi NTB yang berkelanjutan.

Acara ini turut dihadiri unsur Forkopimda, para bupati dan wali kota se-NTB, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru