Mahasiswa Woro Gugat Tipikor Polres Bima di Depan Mapolda NTB

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 4 Mei 2025 - 02:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Suasana di Gerbang Barat Mapolda NTB berubah tegang saat puluhan mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Woro (IMW) Mataram menggelar aksi demonstrasi. Mereka menuntut pengusutan serius terhadap dugaan kasus korupsi di Kabupaten Bima.

Aksi ini mendapat pengamanan langsung dari Kapolsek Ampenan, AKP Gede Sukarta, yang memimpin belasan personel guna memastikan jalannya unjuk rasa berlangsung tertib dan aman.

Baca Juga :  Bupati Dompu Gandeng BPS! Data Akurat Jadi Senjata Ampuh Bangun Daerah

Dalam orasinya, mahasiswa mendesak Kapolda NTB memberi atensi khusus terhadap kinerja Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Bima, yang dinilai lamban dan tidak responsif terhadap laporan masyarakat Desa Woro.

“Kami hadir bukan untuk membatasi aksi, tapi untuk memastikan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum,” tegas AKP Gede Sukarta kepada awak media.

Baca Juga :  Kencanduan Judi Slot, Oknum Guru di Lombok Curi HP Mahasiswa 

Aksi yang berlangsung damai ini menjadi simbol semangat kritis mahasiswa dalam mengawal transparansi penegakan hukum, sekaligus mencerminkan sinergi positif antara kepolisian dan masyarakat sipil.

Hingga akhir kegiatan, demonstrasi berjalan lancar tanpa insiden. Aparat tetap siaga hingga massa membubarkan diri secara tertib, memastikan ruang demokrasi tetap aman dan terlindungi.

 

Berita Terkait

Tak Ada Niat Korupsi, Gubernur NTB Iqbal Ungkap Sistem Lemah yang Bisa Jerat Pejabat
Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN
Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Berita ini 186 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 18:53 WIB

Tak Ada Niat Korupsi, Gubernur NTB Iqbal Ungkap Sistem Lemah yang Bisa Jerat Pejabat

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Jalan Soromandi Bima Masuk Prioritas IJD 2026, Rp48 Miliar Bersumber dari APBN

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Berita Terbaru