Bukan Sekadar Diskusi, PMII dan Polda NTB Kolaborasi Dorong Kebijakan Pro-Rakyat

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Semangat kolaborasi antara mahasiswa dan aparat kepolisian mewarnai kegiatan Sarasehan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) NTB yang digelar di Bento Cafe, Mataram, Rabu kemarin . Mengusung tema “Peran Pemuda dan Mahasiswa dalam Mendorong Kebijakan Pemerintah untuk Indonesia Maju”, acara ini menjadi ajang tukar gagasan strategis lintas sektor.

Hadir sebagai narasumber utama, Wakil Direktur Binmas (Wadir Binmas) Polda NTB menegaskan pentingnya sinergi antara generasi muda dan institusi negara dalam merancang masa depan bangsa. Kehadiran perwakilan Polda ini sekaligus menunjukkan keterbukaan Polri dalam merespons partisipasi aktif pemuda sebagai mitra perubahan.

Baca Juga :  Anggota Propam Polda NTB Tewas di Gili Bukan Karena Tenggelam, Tapi Karena Disiksa dan Ditinggal Mati Perlahan oleh Atasan Sendiri

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK., menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung ruang-ruang dialog seperti ini. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif PMII NTB. Keterlibatan pemuda bukan hanya penting, tapi vital dalam pembangunan dan pengawasan kebijakan publik,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Wadir Binmas menggarisbawahi bahwa mahasiswa adalah garda depan perubahan sosial. Ia mendorong peserta untuk terus mengasah nalar kritis dan memperkuat wawasan kebangsaan.“Generasi muda adalah aset masa depan. Terlibat dalam kebijakan publik bukan sekadar hak, tapi juga tanggung jawab sejarah,” tegasnya di hadapan peserta.

Baca Juga :  Gubernur Miq Iqbal Tawarkan Konsep FELDA Malaysia untuk Pertanian NTB

Sarasehan ini juga diwarnai diskusi dinamis seputar tantangan aktual yang dihadapi pemuda NTB, mulai dari keterbatasan ruang partisipasi hingga pentingnya mengawal kebijakan daerah agar lebih berpihak pada rakyat.

Melalui kegiatan ini, PMII NTB menegaskan bahwa peran mahasiswa tidak berhenti di ruang kuliah. Mereka adalah suara kritis yang membawa harapan, sekaligus solusi, bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru