Gubernur NTB Dituding Gali Kubur untuk Bank NTB Syariah, Nasabah Angkat Bicara

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 24 April 2025 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Salah satu nasabah Bank NTB Syariah, Fajar Rachmat, melontarkan kritik pedas terhadap Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal. Ia menilai Gubernur gagal menjalankan peran sebagai Pemilik Saham Pengendali (PSP) dalam menjaga stabilitas dan nama baik bank milik daerah tersebut.

“Setelah membaca berbagai pemberitaan di media, saya melihat Gubernur NTB gagal melindungi Bank NTB Syariah. Padahal sebagai PSP, ia seharusnya mampu meredam kegaduhan-kegaduhan dari luar,” ujar Fajar dalam pernyataannya, Kamis (24/4).

Baca Juga :  Anggota DPRD Abdul Rauf Murka: Ekonomi NTB Minus 1,47%, Pemda ke Mana?

Menurutnya, urusan internal bank semestinya tidak dilempar ke ruang publik. “Turbulensi yang terjadi jangan sampai diketahui publik. Ini soal trust. Bisnis bank adalah bisnis kepercayaan. Jangan sampai kegaduhan ini menimbulkan rush atau penarikan dana besar-besaran.”

Lebih tajam lagi, Fajar menyebut sikap Gubernur terkesan membiarkan, bahkan menciptakan kegaduhan itu sendiri. “Bukankah ini sama saja dengan menggali liang kubur bagi Bank NTB sendiri?”

Namun di balik kritik tajamnya, Fajar tetap menunjukkan sikap positif sebagai warga NTB. Ia menyatakan masih mempercayakan keuangannya di Bank NTB Syariah.

Baca Juga :  Polisi Ringkus Pria-Wanita Komplotan Pengedar Narkoba di Belo Bima

“Dengan segala kekurangan dan keterbatasannya, saya tetap percaya kepada manajemen Bank NTB Syariah. Kepercayaan saya juga karena ada Gubernur dan 10 Bupati/Wali Kota sebagai pemilik bank ini. Artinya saya masih percaya kepada mereka sebagai kepala pemerintahan,” tambahnya.

Fajar menutup pernyataannya dengan seruan keras: “#SaveBankNTB dengan cara melindungi, bukan menciptakan kegaduhan! Jangan bicara #SelamatkanBankNTB jika justru membuat masyarakat takut dan kehilangan kepercayaan!”

Berita Terkait

Dituding Dana NTBCare Rp31 Miliar Mengalir ke Pribadi, Bang Zul Buka Suara: Ini Keterlaluan, Audit Saja
Aklamasi Tanpa Lawan, Hartati Nahkodai Kohati HMI Bima 2026-2027, Begini Proses Penetapannya
Gubernur Iqbal Resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Tegaskan Status UNESCO Tanpa Kompromi, Ini Alasannya
Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang
Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu
Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu
PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah
Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini
Berita ini 246 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:15 WIB

Dituding Dana NTBCare Rp31 Miliar Mengalir ke Pribadi, Bang Zul Buka Suara: Ini Keterlaluan, Audit Saja

Senin, 4 Mei 2026 - 19:24 WIB

Aklamasi Tanpa Lawan, Hartati Nahkodai Kohati HMI Bima 2026-2027, Begini Proses Penetapannya

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:58 WIB

Gubernur Iqbal Resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Tegaskan Status UNESCO Tanpa Kompromi, Ini Alasannya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:57 WIB

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:23 WIB

Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu

Berita Terbaru