Anggota DPRD Abdul Rauf Murka: Ekonomi NTB Minus 1,47%, Pemda ke Mana?

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 27 Mei 2025 - 03:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Anggota DPRD Provinsi NTB dari Fraksi Partai Demokrat, Abdul Rauf, ST, MM, menyoroti tajam kondisi perekonomian NTB yang mengalami kontraksi sebesar -1,47 persen, sebagaimana dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Ia menilai capaian ini sebagai cermin lemahnya penguasaan daerah terhadap potensi ekonomi yang melimpah.

“NTB ini sebenarnya kaya akan produksi jagung, bawang merah, tembakau, hasil laut, dan ternak. Tapi karena tidak ada pengolahan dan industri di dalam daerah, kita hanya jadi penyedia bahan mentah untuk daerah lain. Ini yang membuat ekonomi kita stagnan bahkan menurun,” ujar Abdul Rauf di Mataram, Selasa (27/5).

Menurutnya, ketergantungan NTB terhadap sektor tambang tanpa ditopang oleh sektor pengolahan dan hilirisasi membuat struktur ekonomi daerah menjadi rapuh. Karena itu, ia mendorong pergeseran orientasi pembangunan dari yang berbasis ekstraksi ke arah pengolahan.

Baca Juga :  Jawa Minggir Dulu, Poros Selatan Melaju! Gubernur Iqbal Satukan Bali-NTB-NTT Jadi Mesin Energi Nusantara

Dorong Hilirisasi dan Industrialisasi Komoditas Unggulan

Sebagai anggota Komisi II DPRD NTB yang membidangi sektor ekonomi, Abdul Rauf menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan hilirisasi dan industrialisasi komoditas unggulan NTB sebagai strategi jangka panjang untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan.

“Hilirisasi bukan sekadar wacana. Ini harus jadi gerakan nyata. Kita perlu membangun pabrik pakan, sentra pengolahan tembakau, dan industri bawang goreng atau olahan lainnya langsung di sentra produksi. Ini akan menciptakan lapangan kerja, stabilkan harga, dan menjaga nilai tambah tetap di NTB,” tegasnya.

Empat Rekomendasi Strategis untuk Pemprov NTB

Dalam pernyataannya, Abdul Rauf menyampaikan empat rekomendasi kunci yang perlu segera direspons oleh Pemerintah Provinsi NTB:

1. Bangun industri pengolahan lokal untuk komoditas unggulan seperti jagung, tembakau, dan bawang merah.

2. Perkuat koperasi petani dan BUMDes sebagai aktor utama dalam rantai distribusi dan perdagangan.

Baca Juga :  Di Kantor DPRD NTB, KPK Ingatkan Jangan Sampai Korupsi Dimulai Dalam Pikiran Saat Menyusun Anggaran

3. Fasilitasi ekspor langsung dari pelabuhan lokal seperti Bima, Lembar, dan Awang agar nilai ekspor tercatat di NTB.

4. Arahkan APBD untuk menopang sektor produktif rakyat, seperti infrastruktur pertanian, irigasi, pelatihan keterampilan, dan digitalisasi UMKM.

Bangkitkan Ekonomi dari Akar Rumput

Abdul Rauf menegaskan bahwa pembangunan ekonomi yang sehat harus dimulai dari bawah, dengan menguatkan basis rakyat seperti petani, nelayan, peternak, dan pelaku UMKM. Tanpa hilirisasi yang kuat, NTB hanya akan menjadi “lumbung bahan mentah” bagi daerah lain tanpa memperoleh nilai tambah yang layak.

“Saatnya kita membalikkan arah. Jangan lagi kita bangga dengan panen melimpah kalau petani tetap rugi. Kita butuh keberpihakan nyata pada ekonomi rakyat. Hilirisasi adalah jalan menuju kemandirian ekonomi NTB,” tutupnya.

Berita Terkait

NTB Jadi Tuan Rumah Ajang Internasional IYTA 2026, Wagub Umi Dinda Dorong Anak Muda Tembus Panggung Dunia
Wagub NTB Dukung Duta Pendidikan Indonesia 2026, Generasi Muda Diminta Jadi Agen Perubahan Pendidikan
Kabar Baik untuk Sumbawa, Proyek SPAM Hadirkan 1.516 Sambungan Rumah Baru, 6.064 Warga Jadi Penerima Manfaat
Kebakaran Landa Savana Propok Rinjani, 98 Hektare Lahan Hangus dalam Hitungan Jam
Perkuat Literasi Hukum dan HAM, Kemenkum NTB Gandeng Badko HMI Bali Nusra Bangun Kolaborasi Strategis
Terima Kunjungan Dubes Kazakhstan, Bupati Jarot Tawarkan Kerja Sama Susu Kuda Liar hingga Industri Garam Sumbawa
HPMW Mataram Geruduk DLHK NTB, Desak Penertiban Tambak Udang Diduga Ilegal di Wera
Perjuangan Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa: Antara Tuntutan Keadilan dan Ketakutan Elite Kehilangan Kendali atas Kekuasaan
Berita ini 181 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:55 WIB

NTB Jadi Tuan Rumah Ajang Internasional IYTA 2026, Wagub Umi Dinda Dorong Anak Muda Tembus Panggung Dunia

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:23 WIB

Wagub NTB Dukung Duta Pendidikan Indonesia 2026, Generasi Muda Diminta Jadi Agen Perubahan Pendidikan

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:13 WIB

Kabar Baik untuk Sumbawa, Proyek SPAM Hadirkan 1.516 Sambungan Rumah Baru, 6.064 Warga Jadi Penerima Manfaat

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:53 WIB

Kebakaran Landa Savana Propok Rinjani, 98 Hektare Lahan Hangus dalam Hitungan Jam

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Literasi Hukum dan HAM, Kemenkum NTB Gandeng Badko HMI Bali Nusra Bangun Kolaborasi Strategis

Berita Terbaru