FUI Bima Raya Sambangi Wali Kota dengan 8 Misi Suci: Desak Perda Anti-LGBT, Jum’at Khusyuk, dan Pemekaran Provinsi Sumbawa

Avatar

- Jurnalis

Senin, 21 April 2025 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Kota Bima – Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE, menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran Forum Umat Islam (FUI) Bima Raya di ruang kerjanya, Senin, 21 April 2025. Pertemuan ini menjadi ajang dialog strategis dan penyerahan delapan poin rekomendasi program bertajuk “Dana Mbojo” untuk arah pembangunan Kota Bima ke depan.

Delapan poin yang disampaikan FUI Bima Raya antara lain:

1. Pengaktifan kembali Perda Jumat Jum’at Khusyuk untuk menguatkan spirit kebersamaan dan keimanan masyarakat setiap pekan.

2. Penerbitan Perwali tentang Program Bima Berjamaah dan Mengaji (ProBBM), yang mencakup: penghentian aktivitas kantor, sekolah, dan perdagangan lima menit sebelum azan; pembersihan praktik jual beli jabatan; serta pembukaan dan penutupan pelajaran dengan pembacaan Al-Qur’an selama lima menit.

Baca Juga :  Ketua DPRD NTB Isvie Rupaeda Tidak Mampu Hadirkan Saksi di Sidang Aktivis 105 Miliar

3. Integrasi nilai-nilai lokal seperti Maja Labo Dahu, Ngusu Waru, Nggahi Rawi Pahu, dan Al-Qur’an ke dalam kurikulum sekolah.

4. Perda tentang penanganan dan penertiban LGBT sebagai respons terhadap dinamika sosial dan keagamaan.

5. Gotong royong membangun perguruan tinggi dan rumah sakit representatif di Bima agar masyarakat tidak perlu keluar daerah untuk belajar atau berobat.

6. Penetapan “Mboko Nae” sebagai Majelis Syuro Tahunan Dana Mbojo—forum musyawarah antara ulama, umara, dan tokoh masyarakat.

7. Dorongan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa melalui sinergi tokoh nasional, bupati, wali kota, dan DPRD se-Pulau Sumbawa demi percepatan pembangunan.

8. Penyampaian pesan luhur “Dou Sa – Dana Mbojo”:
“To’a ro ‘batupu nggahi ulama ma rombo. Kade’e ro karawipu parenta Ama Rasa (Bupati ro Walikota) ma taho.”

Baca Juga :  Kabar Baik untuk Sumbawa, Proyek SPAM Hadirkan 1.516 Sambungan Rumah Baru, 6.064 Warga Jadi Penerima Manfaat

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif FUI. Ia menyebut sebagian besar usulan sejalan dengan visi dan misi pemerintahannya.

“Masukan ini sangat berharga. Kami akan pelajari dan mengintegrasikannya secara bertahap dalam kebijakan daerah,” ujarnya.

Terkait pembangunan Rumah Sakit Representatif, Wali Kota menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan lahan dan menyelesaikan proses tender pembangunan yang berlokasi di eks Kantor Wali Kota Lama.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan ulama dalam merealisasikan program keummatan.

“Program-program ini hanya akan berhasil jika seluruh elemen pemerintah, ulama, dan masyarakat bersatu dan saling mendukung,” tegasnya.

 

Berita Terkait

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan
HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak
Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat
Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik
Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan
Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut
Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027
ASN Dinas Pertanian NTB Disorot, Ada yang Tak Masuk Kerja hingga 93 Hari
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:54 WIB

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan

Jumat, 4 September 2026 - 15:05 WIB

HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak

Jumat, 4 September 2026 - 11:26 WIB

Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik

Jumat, 4 September 2026 - 01:10 WIB

Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru