Demi NTB Lebih Baik, Gubernur Iqbal Siap Dikritik dan Dicaci Maki

Avatar

- Jurnalis

Senin, 14 April 2025 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Tengah – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan nyata bagi NTB, meski harus menghadapi risiko kritik dan ketidakpopuleran. Pernyataan itu ia sampaikan dalam acara Halal Bihalal Forum Silaturrahim Keluarga Besar Karang Lebah (FSKBKL) pada Minggu, 13 April 2025.

Pada kesempatan itu, ia meminta doa, dukungan, serta saran dari masyarakat untuk mengawal jalannya kepemimpinan ke depan. Ia menegaskan kesiapannya menghadapi berbagai risiko dan tantangan dalam mengambil keputusan demi kemajuan NTB.

Baca Juga :  Pemuda di Kota Mataram Ditemukan Gantung Diri, Ini Penyebabnya

“Satu-satunya yang tiang pikirkan adalah ingin yang terbaik buat NTB. Dan ingin melihat NTB menjadi lebih baik ke depannya. Tiang sadar bahwa ada risiko dari setiap keputusan yang tiang ambil tapi dari awal tiang sudah nyampaikan, Lalu Muhamad Iqbal sudah siap untuk tidak populer demi melihat NTB yang lebih baik. Tiang sudah siap dikritik, dicaci maki, sudah siap. Sudah siap untuk dikritik, dicaci maki bahkan oleh saudara sendiri tiang. Tapi yang tiang inginkan hanya NTB jadi lebih baik,” ungkapnya di hadapan para hadirin.

Baca Juga :  Lari, Selfie, Viralkan! Gubernur Iqbal Gaspol Jadikan Rinjani Color Run ‘Event Sultan’ Sport Tourism Sembalun

Ia menambahkan bahwa periode kepemimpinannya masih panjang dan membutuhkan dukungan penuh agar visi tersebut dapat terwujud.

“Perjalanan masih panjang. Perjalanan yang sesungguhnya adalah perjalanan lima tahun ke depan untuk mengawal dan memastikan NTB menjadi lebih baik,” lanjutnya.

Iqbal menutup sambutannya dengan menegaskan tekadnya bersama Wakil Gubernur untuk fokus membangun daerah. Ia juga membuka ruang selebar-lebarnya bagi kritik dan dialog sebagai bagian dari dinamika demokrasi yang sehat.

 

Berita Terkait

Sidang Gratifikasi DPRD NTB Disorot, TGH Najamudin Minta Gubernur dan Eks Sekda Dihadirkan sebagai Saksi 
Soal Dana Siluman DPRD NTB, TGH Najamudin Sebut Sumber Gratifikasi Justru dari Kebijakan Gubernur NTB
Sidang Dana ‘Siluman’ DPRD NTB Dinilai Melenceng, TGH Najamudin: Kasus Sudah Lari dari Substansi
Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 13:28 WIB

Sidang Gratifikasi DPRD NTB Disorot, TGH Najamudin Minta Gubernur dan Eks Sekda Dihadirkan sebagai Saksi 

Selasa, 21 April 2026 - 13:05 WIB

Soal Dana Siluman DPRD NTB, TGH Najamudin Sebut Sumber Gratifikasi Justru dari Kebijakan Gubernur NTB

Selasa, 21 April 2026 - 12:10 WIB

Sidang Dana ‘Siluman’ DPRD NTB Dinilai Melenceng, TGH Najamudin: Kasus Sudah Lari dari Substansi

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB