Bendungan Batujai Disiapkan Jadi Hub Seaplane Pertama di Indonesia, Investasi Awal Capai Rp450 Miliar

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disperindag NTB menerima kunjungan manajemen PT AMAN dan ODISI Wilderness North Group Company untuk membahas pengembangan Bendungan Batujai sebagai hub dan waterbase seaplane pertama di Indonesia.

Kepala Disperindag NTB menerima kunjungan manajemen PT AMAN dan ODISI Wilderness North Group Company untuk membahas pengembangan Bendungan Batujai sebagai hub dan waterbase seaplane pertama di Indonesia.

SUMBAWAPOST.com | Mataram-Bendungan Batujai di Kabupaten Lombok Tengah diproyeksikan menjadi hub dan waterbase seaplane pertama di Indonesia. Proyek strategis tersebut dibahas dalam pertemuan antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi NTB dengan manajemen PT Abadi Mega Angkutan Nusantara (AMAN) bersama ODISI Wilderness North Group Company di Kantor Disperindag NTB, Senin (8/6/2026).

Kepala Disperindag NTB, Lalu Wiranata, S.IP., MA., didampingi Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri (PPLN), Dr. Hj. Aryanti Dwiyani, S.Pt., M.Pd., serta Analis Perdagangan Ahli Muda, Rachmat Wira Putra, menerima langsung kunjungan tersebut.

Dalam paparannya, pihak PT AMAN menyampaikan perkembangan pengembangan Bendungan Batujai yang telah ditetapkan sebagai lokasi strategis pengoperasian seaplane. Rencana tersebut diperkuat melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan mendapat dukungan dari pemerintah pusat.

Pada tahap awal, investor menargetkan pengoperasian dua unit seaplane yang akan didukung pembangunan hanggar dan fasilitas pendukung lainnya dengan nilai investasi mencapai Rp450 miliar.

Presiden Direktur PT AMAN, Michael Nicholas, menjelaskan bahwa pengembangan konektivitas berbasis seaplane di NTB diharapkan mampu mempercepat akses menuju berbagai destinasi wisata unggulan, meningkatkan mobilitas wisatawan premium, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal.

Baca Juga :  HIPMI Lombok Tengah Minta Pemerintah Berdayakan Pemuda

Pengembangan konektivitas berbasis seaplane di NTB kami harapkan dapat mempercepat akses menuju berbagai destinasi wisata unggulan, meningkatkan mobilitas wisatawan premium, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal,” ujar Michael Nicholas.

PT AMAN sendiri merupakan perusahaan penerbangan Indonesia yang beroperasi sebagai AmanAir dan didukung pengalaman operasional penerbangan dari Wilderness North Group of Companies yang berbasis di Kanada.

Kepala Disperindag NTB menyambut baik perkembangan proyek tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi NTB dalam memperkuat daya saing daerah melalui pengembangan industri berbasis potensi lokal dan peningkatan konektivitas antarwilayah.

Kami menyambut baik rencana pengembangan Bendungan Batujai sebagai hub dan waterbase seaplane pertama di Indonesia. Ini merupakan langkah strategis yang tidak hanya memperkuat konektivitas dan sektor pariwisata NTB, tetapi juga berpotensi membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan,” ungkap Lalu Wiranata.

Menurutnya, proyek tersebut menjadi salah satu peluang besar bagi NTB untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan nasional yang didukung infrastruktur transportasi modern dan berdaya saing.

Baca Juga :  Panen Tiga Kali Setahun, Gubernur Miq Iqbal Hidupkan Kembali Irigasi Mati di Lombok Tengah

Pihak PT AMAN dan ODISI Wilderness North Group Company juga menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan melalui pendekatan yang mengedepankan inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian lingkungan.

Kami berkomitmen mendukung pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan melalui pendekatan yang mengedepankan inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian lingkungan sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” tegas perwakilan PT AMAN dan ODISI Wilderness North Group Company.

Melalui pengembangan Bendungan Batujai sebagai hub dan waterbase seaplane pertama di Indonesia, NTB diharapkan mampu memperkuat konektivitas antardestinasi wisata sekaligus meningkatkan daya saing daerah di sektor pariwisata dan investasi.

Selain menjadi pusat operasional seaplane, proyek ini juga diharapkan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menarik investasi, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta membuka peluang usaha bagi masyarakat di sekitar kawasan Bendungan Batujai dan Lombok Tengah secara umum.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Gubernur NTB Resmi Tutup Porprov XII 2026, Miq Iqbal: Pemenangnya Kita Semua
Soroti Dana Tali Asih dan Unggahan Medsos, Elemen Masyarakat Kepung Kantor Hotman 911 di Mataram
Gubernur Iqbal Siapkan Reformasi Pengelolaan APBD, Fokus Tekan SiLPA hingga Optimalkan Aset Daerah
MotoGP Mandalika 2026 Bidik 150 Ribu Penonton, MGPA: SDM NTB Sudah Berstandar Internasional
DPRD NTB Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Beri Catatan Strategis untuk Pemprov
Wabup Nurul Adha Resmi Jalankan Tugas Kepala Daerah Lobar, Pastikan Pemerintahan dan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Gubernur NTB Serahkan Radiogram Mendagri, Nurul Adha Resmi Jalankan Tugas Bupati Lombok Barat Tanpa Status Plt
Lombok Tengah Juara Umum Shorinji Kempo Porprov XII NTB 2026, Raih 13 Emas dan Kumpulkan 22 Medali
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:45 WIB

Gubernur NTB Resmi Tutup Porprov XII 2026, Miq Iqbal: Pemenangnya Kita Semua

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:40 WIB

Soroti Dana Tali Asih dan Unggahan Medsos, Elemen Masyarakat Kepung Kantor Hotman 911 di Mataram

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:01 WIB

Gubernur Iqbal Siapkan Reformasi Pengelolaan APBD, Fokus Tekan SiLPA hingga Optimalkan Aset Daerah

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:44 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Bidik 150 Ribu Penonton, MGPA: SDM NTB Sudah Berstandar Internasional

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:21 WIB

DPRD NTB Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Beri Catatan Strategis untuk Pemprov

Berita Terbaru