NTB Raih WTP ke-15 Berturut-turut, Ketua DPRD Isvie Tegaskan Komitmen Kawal Rekomendasi BPK

Avatar

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda menghadiri Rapat Paripurna penerimaan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas LKPD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2025. Dalam kesempatan tersebut, DPRD menegaskan komitmennya mengawal tindak lanjut rekomendasi BPK setelah NTB kembali meraih opini WTP.

Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda menghadiri Rapat Paripurna penerimaan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas LKPD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2025. Dalam kesempatan tersebut, DPRD menegaskan komitmennya mengawal tindak lanjut rekomendasi BPK setelah NTB kembali meraih opini WTP.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali mencatatkan prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah. Berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025, Pemprov NTB kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI tersebut diterima DPRD Provinsi NTB dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Jumat (5/6/2026).

Dengan capaian tersebut, Provinsi NTB berhasil mempertahankan opini WTP selama 15 kali berturut-turut sejak tahun 2011. Raihan ini menjadi indikator penting atas komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel, transparan, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Bagi DPRD NTB, Laporan Hasil Pemeriksaan BPK memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan, penganggaran, dan pembentukan peraturan daerah.

Baca Juga :  Museum NTB Bangun Diplomasi Kebudayaan Bumi Gora di Dunia Internasional

Melalui fungsi tersebut, DPRD akan terus mengawal tindak lanjut seluruh rekomendasi yang disampaikan BPK sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pengelolaan keuangan daerah serta memastikan penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ketua DPRD NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda, menegaskan bahwa LHP BPK merupakan pedoman penting bagi DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Laporan Hasil Pemeriksaan BPK merupakan pedoman penting bagi DPRD NTB dalam menjalankan fungsi pengawasan,” ujar Baiq Isvie Rupaeda,  Senin (8/6/2026).

Ia menegaskan DPRD NTB berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan seluruh rekomendasi BPK guna memperkuat tata kelola keuangan daerah yang semakin baik.

Baca Juga :  Sidang Dana ‘Siluman’ DPRD NTB Dinilai Melenceng, TGH Najamudin: Kasus Sudah Lari dari Substansi

“Kami berkomitmen mengawal tindaklanjut seluruh rekomendasi BPK untuk mewujudkan tata kelola keuangan Daerah yang semakin Transparan, Akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi Masyarakat NTB,” tegasnya.

DPRD berharap sinergi yang selama ini terjalin antara DPRD, Pemerintah Provinsi NTB, dan BPK RI dapat terus diperkuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus memastikan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Barat.

Raihan opini WTP ke-15 secara berturut-turut ini juga menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah dalam mengelola anggaran secara efektif, efisien, dan bertanggung jawab.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru