BBM Mahal dan Infrastruktur Buruk! Nelayan Teluk Awang Menjerit, Gubernur NTB Desak Pusat Serahkan Pelabuhan

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 16 Maret 2025 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Tengah –  Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, meninjau Pelabuhan Ikan Teluk Awang di Kabupaten Lombok Tengah pada Sabtu 15 Maret 2025 kemarin, dan mendapati kondisi yang memprihatinkan. Fasilitas pelabuhan tidak optimal, cold storage terbengkalai, dan kapal-kapal luar NTB hanya singgah sebentar karena harga BBM yang lebih mahal dibanding daerah asal mereka.

Gubernur menegaskan perlunya pengelolaan pelabuhan oleh pemerintah daerah agar bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung sektor perikanan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Baca Juga :  Musyafirin Ajak Warga Sumbawa Cetak Sejarah Pemimpin Perempuan di NTB

Pelabuhan ini milik pusat, bukan provinsi. Saya akan koordinasi dengan pusat agar provinsi bisa memanfaatkan pelabuhan ini sebaik mungkin,” tegasnya.

Selain masalah pelabuhan, para nelayan yang tergabung dalam Asosiasi Koperasi Pengelola Lobster juga menyampaikan keluhan soal ekspor benih lobster yang dinilai tidak memberikan manfaat optimal bagi NTB. Mereka berharap pemerintah daerah dapat memberantas penjualan lobster ilegal serta membangun ekosistem budidaya lobster yang lebih baik.

Gubernur NTB merespons dengan menyatakan akan berkoordinasi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mencari solusi. Ia juga berencana membangun ekosistem pakan lobster guna mendukung budidaya lobster di NTB.

Baca Juga :  Kemendagri Tegur NTB: Tahapan dan Jadwal Penyusunan APBD-P 2025 Belum Sesuai Aturan

Tak hanya itu, keluhan terkait infrastruktur jalan di Dusun Tanaq Beaq juga mencuat. Kepala dusun setempat meminta perhatian pemerintah untuk memperbaiki jalan yang rusak. Menanggapi hal ini, Gubernur berjanji akan melakukan perbaikan secara gotong royong bersama TNI dan masyarakat setempat agar infrastruktur yang dibangun bisa dijaga bersama.

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB