SUMBAWAPOST.com, Mataram – Menjelang arus mudik Lebaran 2025, Polri semakin gencar menyiapkan strategi pengamanan dan pelayanan bagi jutaan pemudik. Dengan mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”, Polri menegaskan komitmennya untuk menghadirkan perjalanan yang lebih lancar dan bebas dari ancaman kejahatan serta kecelakaan.
Dalam upaya tersebut, Karo Ops Polda NTB, Kombes Pol. Abu Bakar Tertusi, mengikuti rapat koordinasi virtual yang dipimpin Wakapol Posko Presisi Polri, Brigjen Pol. Dr. Indarto pada rapat membahas berbagai strategi krusial, termasuk optimalisasi Hotline Mudik Polri 110, sinkronisasi antarinstansi, hingga peningkatan fasilitas pengamanan di jalur-jalur rawan.
Salah satu sorotan utama adalah penguatan peran Hotline Mudik Polri 110, yang dijadikan pusat aduan dan bantuan bagi pemudik. Brigjen Pol. Indarto menegaskan bahwa layanan ini bukan sekadar informasi, melainkan garda terdepan pengamanan mudik. Namun, ada tantangan besar! Masih banyak operator yang belum memiliki kompetensi memadai, sehingga pelatihan intensif akan digencarkan agar layanan ini benar-benar sigap dalam merespons aduan masyarakat.
Tak hanya itu, Polri juga bakal mendirikan Pos Terpadu di titik-titik strategis jalur mudik. Pos ini tak sekadar tempat istirahat bagi pemudik, tapi juga akan berfungsi sebagai Command Center, di mana petugas dari berbagai instansi seperti Damkar, Dishub, dan Satpol PP siap siaga menghadapi segala kemungkinan.
“Kami tidak akan main-main. Semua skenario sudah disiapkan agar mudik tahun ini bebas hambatan dan lebih aman,” tegas Kombes Pol. Abu Bakar Tertusi. Dalam keterangan yang diterima media ini Rabu 12 Maret 2025.
Rapat ini diikuti oleh berbagai pejabat utama Polda NTB dan perwakilan dari 10 Polres di NTB. Dengan langkah-langkah strategis ini, Polri bertekad menjadikan mudik Lebaran 2025 lebih aman, nyaman, dan terkendali.
Masyarakat diimbau untuk segera menghubungi 110 jika mengalami kendala di perjalanan. “Jangan ragu untuk melapor. Kami akan selalu hadir untuk memastikan mudik tahun ini bukan sekadar perjalanan, tapi pengalaman yang menyenangkan,” tutup Kombes Abu Bakar.










