Doktor Najam: Indeks SPBE NTB Raih Predikat Sangat Baik, Siap Dukung Visi Misi Iqbal-Dinda

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 5 Januari 2025 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB), terus berkomitmen memberikan pelayanan publik berbasis digital yang cepat dan efisien kepada masyarakat. Hal tersebut dibuktikan dengan Indeks SPBE yang meningkat dari tahun 2023 sebesar 3.40. Pada tahun 2024, naik menjadi 3,56 sehingga mendapatkan predikat Sangat Baik.

Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan SPBE, Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PANRB Cahyono Tri Birowo, dalam surat resminya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja setiap daerah yang telah berpartisipasi dalam rangka mengoptimalkan penerapan SPBE secara konsisten sejak tahun 2018 hingga tahun 2024. Kementerian PANRB berharap, upaya dan sinergitas penerapan SPBE dari seluruh IPPD akan terus berlanjut untuk mewujudkan Indonesia emas di masa depan.

Baca Juga :  Pimpinan DPRD NTB Soroti Dugaan Ada Mafia Pupuk, Ketua Komisi II Ungkap Modus Kelangkaan

Terkait hal itu, Kepala Dinas Kominfotik NTB Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., MM., menjelaskan meningkatnya Indeks SPBE Provinsi NTB, membuktikan kapital kuat digitalisasi layanan di daerah. Hal ini dapat mendukung pemerintahan yang baru yaitu Gubernur Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Dinda Dhamayanti. Sekaligus menjadi awal yang baik pada tahun 2025.

“Ini menjadi hadiah istimewa dan menjadi kado awal tahun yang baik, karena bagaimanapun juga kita akan bersama gubernur dan wakil gubernur yang baru,” jelas Doktor Najam, sapaannya.

Baca Juga :  Kadinsos: Bantuan Non Tunai Sudah Diterima Warga NTB Rp617 Miliar, PKH Baru Dicairkan Rp540,94 Miliar

Doktor Najam melanjutkan, meningkatnya Indeks SPBE yang diraih Pemprov NTB, menjadi momentum baik untuk meningkatkan layanan publik berbasis digital di provinsi. Hal ini menjadi selaras dengan kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto yang selalu menekankan pentingnya pemerintahan berbasis elektronik.

“Kita relevan dan selaras dengan kebijakan dari pemerintah pusat atau Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya pemerintahan berbasis elektronik,” jelasnya.

Proses evaluasi SPBE tahun 2024, telah dilaksanakan melalui serangkaian tahapan yang diawali Penilaian Mandiri oleh masing-masing IPPD.

Kemudian dilanjutkan tahapan Penilaian Eksternal melalui Penilaian Dokumen, Penilaian Interviu, dan Penilaian Visitasi (IPPD tertentu). .

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB