Angka Kemiskinan Lombok Timur Turun

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 29 November 2024 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Timur- Menghadiri Rapat Paripurna V Masa Sidang I Rapat IV DPRD Lombok Timur dengan agenda persetujuan penetapan Raperda tentang APBD 2025, Pj. Bupati Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik menyampaikan bahwa berdasarkan rilis BPS angka kemiskinan dan kemiskinan esktrim di Lombok Timur mengalami penurunan. Angka kemiskinan turun menjadi 14,51% dari sebelumnya 15,63%, sementara kemiskinan ekstrim dari 4,06% turun menjadi 3,21%. Selain itu disampaikan pula bahwa dalam kurun lima tahun terakhir Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lombok Timur mengalami peningkatan tajam sebesar 1,17%. Peningkatan itu disebut paling tajam di NTB.

Keberhasilan itu, jelas Pj. Bupati pada rapat yang berlangsung Jumat (29/11) tersebut, tidak lepas dari kerja keras dan kerja sama seluruh pihak. Karenanya ia menyampaikan apresiasi atas sinergitas yang telah terbangun.

Baca Juga :  Wagub NTB Umi Dinda ‘Dietkan’ Struktur BKOW Demi Efisiensi

Tidak lupa Pj. Bupati Juaini juga mengingatkan, pada saat yang bertepatan dengan peringatan HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) itu, agar Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat menjadikan peringatan HUT KORPRI ke-53 sebagai momentum untuk mengambil langkah reformasi berkelanjutan guna menyukseskan Program Asta Cita Presiden RI. Hal tersebut sejalan dengan tema peringatan tahun ini yaitu KORPRI untuk Indonesia.

Sementara itu terkait Raperda APBD, usai dibahas secara komprehensif dan mendalam bersama DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta pimpinan OPD, disepakati Pendapatan Daerah tahun 2025 sebesar Rp.3,445 triliun lebih, dimana Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditarget lebih dari Rp.540,902 miliar, pendapatan transfer Rp.2,897 triliun lebih, dan pendapatan lain-lain yang sah adalah Rp. 7,695 miliar lebih.

Dari sisi belanja disepakati sejumlah Rp. 3,422 triliun dengan rincian Belanja Operasional sebesar Rp. 2,615 triliun lebih (76,44%), Balanja Modal Rp.335,038 miliar lebih (9,79%), Belanja Tidak terduga Rp.7 miliar (0,20%) dan Belanja Transfer Rp.464,177 miliar lebih (13,56%). Jumlah tersebut termasuk alokasi Dana Desa. Sedangkan dari aspek pembiayaan daerah, yaitu pengeluaran pembiayaan ditarget tak kurang dari Rp. 23,512 miliar.

Baca Juga :  Lombok Sumbawa Nusantara Fair, Lebih Besar Lebih Meriah Ditengah Event MotoGP Mandalika 2024

Sebelum menutup pidatonya, Pj. Bupati, selain menyampaikan apresiasi kepada Banggar, TAPD, dan OPD dalam pembahasan APBD 2025 sehingga rampung tepat waktu, juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama semua pihak dalam tahap pungut hitung Pilkada 2024 yang berjalan dengan lancar dan damai.

Ketua DPRD Lombok Timur sebelum menutup Paripurna tersebut menyampaikan apresiasi atas kinerja Pj. Bupati Lombok Timur sehingga daerah ini menunjukkan berbagai pencapaian positif.

Berita Terkait

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan
HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak
Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat
Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik
Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan
Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut
Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027
ASN Dinas Pertanian NTB Disorot, Ada yang Tak Masuk Kerja hingga 93 Hari
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:54 WIB

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan

Jumat, 4 September 2026 - 15:05 WIB

HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak

Jumat, 4 September 2026 - 11:26 WIB

Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik

Jumat, 4 September 2026 - 01:10 WIB

Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru