Cegah Kejahatan, Puluhan Botol Miras Berhasil Disita Saat Rajia Sejumlah Cafe di Kota Mataram

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 27 Agustus 2024 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Polresta Mataram gencar melakukan razia Minuman Beralkohol (Minol) ataupun Minuman Keras (Miras) di tempat Hiburan malam / Cafe di wilayah hukum Polresta Mataram, Selasa 27 Agustus 2024.

Kegiatan tersebut dalam rangka Cipta Kondisi menjelang Pelaksanaan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024 di wilayah hukum Polresta Mataram.

“Kegiatan razia Minol atau Miras ini dilakukan secara masif dan rutin, bukan saja oleh Satresnarkoba tetapi juga oleh seluruh Polsek Jajaran,”ungkap Kasat Narkoba Polresta Mataram AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra SH MH., kepada media ini usai memimpin razia malam tadi.

Baca Juga :  Ketua DPD IMM NTB: Wacana Pilkada Tak Langsung, Pilihan yang Keliru dan Merugikan Rakyat

Menurut Kasat, Razia Miras / Minol ini salah satu upaya yang dilakukan guna mengantisipasi tindakan kriminal yang disebabkan akibat konsumsi minol / miras, seperti perkelahian, keributan, serta tindak pidana ataupun aktivitas lain yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Oleh karena itu sesuai Perintah Kapolresta Mataram, kegiatan Razia perlu dilakukan secara masif di seluruh wilayah hukum, diharapkan dapat meminimalisir tindakan kriminal ataupun kejahatan lainnya.

Kegiatan razia tersebut melibatkan seluruh unit yang ada di Satresnarkoba yang di backup oleh anggota Sat Samapta. Sementara dari kegiatan razia tersebut petugas mengamankan puluhan botol Minol / Miras berbagai jenis.

Baca Juga :  Pemprov dan DPRD NTB Sepakati KUA-PPAS 2026: Fokus Turunkan Kemiskinan dan Perkuat Ketahanan Pangan

Selain menyita puluhan botol minuman petugas memberikan himbauan kepada pengelola tempat hiburan agar sama-sama menjaga Kamtibmas agar tetap kondusif serta menghindari semua jenis aktivitas yang dapat mengundang keributan sehingga akan mengganggu kenyamanan masyarakat lainnya.

“Sesuai arahan Pimpinan agar Razia semacam ini tetap rutin kita laksanakan sebagai upaya Cipta Kondisi menjelang Pilkada serentak 2024,”tutupnya.

Berita Terkait

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang
Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu NTB di Era Iqbal-Dinda Dapat Insentif Rp500 Ribu
Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu
PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah
Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini
NTB ‘Sesak Napas,’ Badko HMI Bali-Nusra Bongkar Ketimpangan di Balik Mimpi Makmur Mendunia
Polisi di Bima Diduga Telantarkan Istri, Ajukan Cerai Usai Jadi Ajudan Bupati
Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:57 WIB

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:23 WIB

Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu NTB di Era Iqbal-Dinda Dapat Insentif Rp500 Ribu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:55 WIB

Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:32 WIB

PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:48 WIB

Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini

Berita Terbaru