Laporan Diatensi! Kantor Pengacara Rusdiansyah Partners Apresiasi Kinerja Dirkrimum, Kabid Propam Hingga Kapolda NTB

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 13 Juni 2024 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUMBAWAPost, Mataram –

Laporan kasus dugaan penipuan, penggelapan dan penyerobotan tanah yang dilakukan oknum anggota Kepolisian Polsek Narmada Polres Lombok Barat diatensi Polda NTB.

Terbukti, terlapor langsung dipanggil dan diperiksa Pihak Polda NTB, Rabu (12/6/2024) kemarin untuk mendapatkan keterangan terhadap laporan sejumlah korban melalui Kantor Pengacara Rusdiansyah Partners.

Menyikapi perkembangan laporan tersebut, Ayu Ariani, Elisabeth Ariani Delhaes dan Hj. Rita Siswati sebagai korban dugaan penggelapan dan penyerobotan lahan tersebut melalui kuasa Hukumnya Kantor Pengacara Rusdiansyah Partners mengapresiasi kepada jajaran penyidik dan Dirreskrimum, Kabid Propam hingga Kapolda NTB atas gerakan cepatnya (Gercep) melakukan pemeriksaan terhadap terlapor Noni Hermawati, Ni Putu Novia Aprianti Ardani dan I Wayan Ardana Putra.

Baca Juga :  Darah Tumpah di Tanah Sengketa: Eksekusi Lahan di Sumbawa Ricuh, Tiga Polisi Terluka Dilarikan ke Rumah Sakit

“Kami mengapresiasi kinerja jajaran krimum Polda NTB dibawah kepemimpinan Dirkrimum Polda NTB Kombes Pol Syarif Hidayat yang bekerja secara profesional dan cepat menangani laporan klien kami dengan memeriksa para terduga pelaku yang diduga telah melakukan penipuan dan penggelapan BPKB mobil klien kami,” kata Rofikin Sopian, seperti siaran pers diterima media ini.

Selain itu, pria yang akrab disapa Mas Pian itu juga memberikan apresiasi yang tinggi kepala jajaran Bidang Propam Polda NTB di bawah kepemimpinan Kombes Pol Syahrul Hatta yang telah dengan tanggap dan cepat menangani laporan kliennya terhadap dugaan oknum anggota Polri yang diduga melakukan penipuan dan penggelapan BPKB mobil serta dugaan penyerobotan tanah kliennya.

Baca Juga :  Komisi II DPRD NTB ‘Ngintip Jurus’ ke Jakarta, Bidik Lompatan Ekonomi Lewat UMKM, Pariwisata, dan Pertanian

“Kami juga mengapreasi kinerja Kapolda NTB Irjen Pol Raden Umar Faroq, karena di bawah kepemimpinan beliau Polda NTB telah mampu mengimplementasikan visi presisi yang direalisasikan secara kongkrit di Polda NTB,” katanya.

 

 

Berita Terkait

Tak Lagi Pendataan Manual! Bupati Lombok Utara Luncurkan SIDEWI, Semua Sapi Kini Punya Identitas Digital
Anggota DPRD NTB Minta Distribusi Elpiji Subsidi Dievaluasi, Pengawasan Agen dan Pangkalan Jadi Sorotan
Gas Elpiji 3 Kg Langka dan Tembus Rp50 Ribu, DPRD NTB Abdul Ra’uf Minta Pengawasan Distribusi Diperketat
Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri
Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka
Demokrasi Tak Boleh Pilih Kasih, KPU NTB Gandeng Sentra Paramita Rangkul Kelompok Rentan dan Marjinal
Temuan BPK RI Pada Tata Kelola Aset Pemprov NTB: Evaluasi dan Strategi Pembenahan Kedepan
Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Digugat ke MK, Pemohon Minta Dibatasi Maksimal Dua Periode
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:19 WIB

Tak Lagi Pendataan Manual! Bupati Lombok Utara Luncurkan SIDEWI, Semua Sapi Kini Punya Identitas Digital

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:11 WIB

Anggota DPRD NTB Minta Distribusi Elpiji Subsidi Dievaluasi, Pengawasan Agen dan Pangkalan Jadi Sorotan

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:35 WIB

Gas Elpiji 3 Kg Langka dan Tembus Rp50 Ribu, DPRD NTB Abdul Ra’uf Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:17 WIB

Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:37 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka

Berita Terbaru